PAYAKUMBUH – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Payakumbuh dengan berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 pelaku di dua tempat kejadian perkara (TKP) terkait tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis exstasy (pil inex) dan sabu-sabu.
Penangkapan pertama dilakukan Kamis (4/6) di Koto Kaciak Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Timur, dengan pelaku berinisial JA (25) yang masih duduk di bangku perkuliahan warga Kubu Gadang Koto Kaciak Tapak Rajo. Penangkapan kedua dilakukan di Kelurahan Padang Tangah Payobadar, sekitar Pukul 20.30 wib dengan pelaku berinisial NM (38) yang merupakan ibu rumah tangga warga Padang Tangah Payobadar.
“Iya benar, Tim Satnarkoba berhasil melakukan pengungkapan kasus narkoba di dua TKP terkait kepemilikan inex dan sabu-sabu,” ujar Kapolres AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Narkoba Iptu Desneri yang didampingi Kasubbag Humas Iptu Eldi Viarso, Jumat (5/6).
Dari penangkapan yang dilakukan terhadap pelaku JA, petugas berhasil menyita barang bukti dua butir pil exstasy ( inex) warna pink yang dibungkus dengan plastik bening dan sepeda motor.
Penangkapan terhadap pekaku JA (25) tersebut dilakukan setelah tim opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh mendapat informasi bahwa pelaku menyimpan dan menguasai inex. Atas informasi tersebut kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku. Namun di saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha membuang barang bukti ke dalam polibek di pinggir jalan.
Dari pengakuan pelaku sendiri bahwa barang bukti tersebut miliknya yang dibuangnya untuk mengelabui petugas. Sementara di TKP kedua, tim opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh kembali melakukan penangkapan terhadap NM (38).
Dari tangan pelaku NM (38) Satbnarkoba berhasil menyita barang bukti yang diantaranya sembilan butir inex dan lainnya.
“Polres Payakumbuh akan tetap berupaya menekan peredaran gelap narkoba demi menyelamatkan gerasi muda dan seluruh masyarakat Kota Payakumbuh, mari kita sama-sama menyatakan perang terhadap narkoba”, pungkas Iptu Eldi. Saat ini kedua pelaku diamankan di kantor Polres Payakumbuh untuk dilakukan pemeriksasan secara intensif. (bayu)












