Terdakwa Kasus Pembakaran Mobil Hitay Jalani Sidang Perdana

  • Whatsapp

 

AROSUKA-Tiga terdakwa kasus pembakaran mobil operasional PT. Hitay Daya Energi menjalani sidang perdana Selasa (17/3).

Muat Lebih

Terdakwa, Hendra alias kacak, Ayu Dasril Alias Ayu dan Yuzarwedi alias Edi Cotok. Sidang perdana, agendanya pembacaan dakwaan, dipimpin hakim ketua Devri Andri dan dua hakim anggota.

Pantauan di lapangan, suasana komplek PN Kotobaru diwarnai dengan kehadiran puluhan sanak keluarga dan masyarakat daerah asal terdakwa. Mereka datang sejak pagi guna mengawal lansung sidang perdana.

Sementara ketiga terdakwa datang menggunakan mobil tahanan kejaksaan sekitar pukul 09.00. Tetapi sidang yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00, baru dilaksanakan sekitar pukul 13.00.

Puluhan Aparat kepolisian dari Mapolres Solok dipimpin Wakapolres Kompol El. Lase ikut berjaga-jaga di lingkungan pengadilan untuk mengamankan jalannya sidang. Sidang yang terbuka untuk umum itu, bahkan memaksa polisi melakukan pemeriksaan ketat bagi pengunjung yang datang.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hartono menyebutkan, agenda sidang kali ini adalah pembacaan dakwaan untuk ketiga terdakwa pembakaran mobil operasional PT. Hitay pada tanggal 20 November 2017 lalu, di Nagari Batubajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok.

Kasi Pidum Kejari Solok Hartono mengatakan terdakwa Hendra alias Kacak terlibat dalam aksi penggulingan mobil serta ikut membakarnya. Sedangkan dua terdakwa lainnya, Ayu Dasril Alias Ayu dan Yuzarwedi alias Edi Cotok didakwa berperan dalam memprovokasi atau penganjur masyarakat untuk melakukan pengrusakan dan pembakaran mobil.

Terdakwa Hendra alias Kacak dijerat dengan Pasal 187 jo 170 jo 406 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman maksimal 12 tahun. Sedangkan terdakwa Ayu Dasril Alias Ayu dan Yuzarwedi alias Edi Cotok dijerat dengan pasal 187 jo 160 jo 170 jo 406 KUHP.

Sementara itu, Penasehat hukum ketiga terdakwa yang berasal dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Wendra Rona Putra mengatakan pihaknya akan memberikan pembelaan dan mengawal sidang terhadap tiga orang kliennya yang didakwa terlibat dalam aksi protes yang berujung pada pembakaran mobil.

Pihaknya berencana akan menyampaikan bantahan atau ekspesi pada sidang lanjutan yang diagendakan pada Selasa (24/4) mendatang. (Dt. Rusmel)

Pos terkait