Terancam Gagal Masuk PTN Lewat Jalur SMBP, Ratusan Siswa SMA N 1 Lubuk Basung Bertangisan.

LUBUK BASUNG,-Informasi tidak terinputnya data usulan masuk PTN tanpa test  melalui program Seleksi Nasional Berbasis  Prestasi (SNBP)  atau dulu disebut jalur mahasiswa undangan,  telah membuat resah dan cemas ratusan siswa kelas 3 dan orang tua murid Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N)  1 Lubuk Basung.

“Anak anak kelas 3 yang berjumlah 12 lokal bertangisan,  mereka sangat sedih dan khawatir tak dapat ikut SNBP,  padahal peluang masuk itu besar sekali”  kata Drs. Amrizal  seorang guru senior.

Amrizal yang hampir 30 tahun  bertugas di SMA itu mengatakan baru kali ini dia merasakan keadaan seperti ini. “Baru ini terjadi begini,   sekolah ini akreditasi A Plus, sejak saya jadi guru disini lancar lancar saja usulan mahasiswa masuk PTN tanpa test itu ”   kata Amrizal.
Karena itu Amrizal yang putra asli Lubuk Basung itu memaklumi kesedihan dan kecemasan siswa dan orang tua siswa ini.”Wajar saja mereka cemas, masuk PTN tanpa test tidak mengeluarkan biaya,   apalagi status lulusan adalah undangan dari PTN yang mereka minati.

Baca Juga  Banjir Bandang, Pasar Sungai Limau Terendam

SMA Negeri 1 Lubuk Basung adalah salah satu SMA tertua di Agam dengan jumlah murid lebih 600 siswa.  Setiap tahun puluhan lulusan langsung masuk PTN tanpa test,   diusulkan secara online dengan meng input data nilai siswa lewat aplikasi sistem digital.

Sampai jadual input data habis pekan lalu,  data siswa SMA 1 Lubuk Basung yang  memenuhi syarat  untuk diusulkan sebanyak  114 siswa. “Tapi sampai saat sekarang input itu belum berhasil,   sementara sistem aplikasi sudah tutup , karena sudah sampai jadualnya”  kata Amrizal lagi.

Gagal input,  artinya bisa hilang peluang masuk PTN,   makan orang tua murid  dan komite  bereaksi dengan mendatangi kepala sekolah.  “Wali murid dan ketua komite mendesak kepala sekolah untuk segera mengejar kembali ketertinggalan input data ini”  kata wakil ketua komite SMA itu yang hadir pada pertemuan dengan Kepsek Rabu (15/2 .

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Dampingi Menteri PU Tinjau Normalisasi Batang Tompo dan Lokasi Sekolah Rakyat di Tanah Datar

Menurut Khairul,  dalam pertemuan itu komite dan wali murid atau yang mewakili,  meminta tanggung jawab kepala sekolah atas kegagalan input ini. ” Dalam pertemuan itu,  kepala sekolah masih berdalih,   bahwa kejadian ini adalah karena gangguan  teknis ” katanya.

Mendengar jawaban kepsek ini,   kontak dibantah oleh komite dan orang tua.”Tak mungkin itu masalah teknis, mengapa sekolah lain bisa,  kita saja yang tidak?” kata Khairul mengulangi ucapan nya waktu rapat kemaren.

Persoalan ini sudah sampai kepada Kepala Dinas Pendidikan Drs.H.Barlius MM. “Memang benar saya dapat informasi tentang kegagalan input ini,   saya minta kepala sekolah segera menyurati Rektor PT yang dipilih, mudah mudahan ada solusinya ”  kata Barlius (15/2) kemaren.

Saian keterlambatan input data SNBP,   SMA Negeri 1 Lubuk Basung juga terlambat entry data untuk  aplikasi Akreditasi Sekolah. “Saya Dengan akreditasi sekolah juga bermasalah di SMA ini” ujarnya (MK)