BUKITTINGGI – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Bukittinggi kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di beberapa lokasi strategis dan kelurahan di Bukittinggi.
Aksi ini dilakukan menekan inflasi di Bukittinggi dengan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Salah satu lokasi GPM yang ramai dikunjungi adalah di depan Kantor Lurah Bukittinggi Apit Puhun, Kecamatan Guguk Panjang, Senin (22/9).
Warga berbagai RT/RW di kelurahan terlihat salih berganti mendatangi mobil boks Bulog yang di parkir di gerbang kantor Lurah Bukik Apit Puhun untuk mendapatkan kebutuhan pokok disediakan dengan harga murah.
Pada kegiatan itu Bulog memang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah seperti beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kemasan 5 kilogram yang dijual dengan Rp64.00 dan beras premium dengan harga Rp 15.400/kg.
Minyakita kemasan 1 liter dijual dengan harga Rp15.500 atau Rp 31.000/2 liter.
Mita (35) salah seorang warga kelurahan Bukik Apik Puhun mengaku baru pertama kali membeli di Bulog.
“Kita mendapatkan informasi Bulog menyediakan kebutuhan pokok murah di kelurahan makanya kita datang ke sini,” ujar Mita.
Harga yang dijual Bulog memang lebih murah dari harga yang biasa dibeli dari warung.
Asisten Meneger Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Bukittinggi Windu Putra Persada mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga pangan
Sebab berdasarkan surat permintaan dari Dinas Ketahanan Pangan Bukittinggi, di Bukittinggi terjadi inflasi.
Kegiatan itu dilaksanakan dari 15 September hingga 15 Oktober mendatang atau lebih kurang selama satu bulan.
Sedangkan lokasinya dipusatkan dimasing masing kelurahan di Bukittinggi.
Selain di Apit Puhun, Bulog berencana melanjutkan GPM di lokasi lainnya di Kota Bukittinggi. Jadwal dan lokasi kegiatan selanjutnya akan diumumkan melalui media sosial resmi Bulog atau melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan tanaman Pangan Kota Bukittinggi Hendri yang dikomfirmasi membenarkan pihaknya meminta Bulog untuk melakukan gerakan pagan murah di masing masing kelurahan, tujuanya untuk mengatasi kenaikan harga pangan di Kota Bukittinggi khusunya beras premium yang harganya sudah di atas Harga Enceran Tertinggi (HET). (gdo)












