Tamatan SMKN 2 Sawahlunto Diupayakan tak Ada yang Menganggur

Ponidi

SAWAHLUNTO, TOPSatu.com – Tamatan SMKN 2 Sawahlunto diupayakan tidak ada yang menganggur setelah menyelesaikan pendidikan. Untuk itu, sejak awal siswa diarahkan sesuai minat dan bakat masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, saat berbincang dengan wartawan TOPSatu.com di ruang kerjanya, Selasa (1/9/2026).

Menurut Ponidi, pihak sekolah menyiapkan tiga pilihan bagi siswa setelah tamat, yakni memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, serta berwirausaha. Program tersebut dikenal dengan BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha).

“Sejak awal kami berupaya menelusuri minat dan bakat masing-masing siswa, sehingga setelah tamat mereka memiliki pilihan dan arah yang jelas,” ujar Ponidi.

Baca Juga  Dirresnarkoba Polda Sumbar Hadiri Asistensi Desa Bersinar Sikalang Sawahlunto

Saat ini, SMKN 2 Sawahlunto memiliki sebanyak 798 siswa. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Sawahlunto, tetapi juga dari sejumlah daerah tetangga.

Adapun jurusan yang tersedia meliputi mesin, listrik, otomotif, geologi pertambangan, dan bangunan. Dengan keterampilan yang dimiliki, tamatan SMKN 2 Sawahlunto telah terserap di berbagai perusahaan di Indonesia. Bahkan, sejumlah alumni juga berhasil mendapatkan kesempatan bekerja di Jepang dan China.

Ponidi mengatakan, keterampilan yang dimiliki para tamatan juga mendorong sebagian alumni untuk membuka usaha sendiri. Selain mampu menciptakan penghasilan bagi diri sendiri, usaha tersebut juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Pada tahun 2026 ini, ada lima siswa yang berhasil masuk TNI,” katanya.

Baca Juga  Polres Sawahlunto Ringkus Dua Terduga Pelaku Narkotika, Satu Masih di Bawah Umur

Di bidang pertambangan, SMKN 2 Sawahlunto juga menjalin kerja sama dengan PT Antam Tbk di Jakarta. Kerja sama tersebut menjadi salah satu upaya sekolah mempersiapkan siswa agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Sejalan dengan dibukanya kegiatan pertambangan PT Bukit Asam Tbk, Ponidi berharap tamatan SMKN 2 Sawahlunto, khususnya dari jurusan Geologi Pertambangan, dapat menjadi prioritas dalam penerimaan tenaga kerja.

“Kami berharap ketika ada penerimaan karyawan baru, tamatan SMKN 2 Sawahlunto dapat diutamakan, karena tenaga dari jurusan Geologi Pertambangan sudah siap pakai dan memiliki keahlian di bidangnya,” pungkas Ponidi. (sbd)