PEKANBARU – Video seorang ibu tergeletak dengan kondisi bersimbah darah akibat tabrak lari di Pekanbaru viral di media sosial sejak Rabu (13/2/2025).
Insiden ini akhirnya dikonfirmasi oleh Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP I Made Juni Artawan.
“Benar, ini kasus tabrak lari. Saat ini sedang ditangani oleh Unit Laka Polresta Pekanbaru,” ujarnya kepada topsatu.com, Kamis (13/2/2025).
AKP I Made Juni juga mengatakan korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Syafira setelah mengalami luka serius akibat kejadian tersebut.
Video insiden ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @kabarpekanbaru pada Rabu (12/2/2025) dan langsung menyita perhatian publik.
Kejadian tersebut berlangsung di depan Taman Aero, Simpang Tiga, Pekanbaru sekitar pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi, korban yang mengendarai Honda Scoopy tersenggol kayu panjang yang melintang dari gerobak yang ditarik motor Yamaha Vixion.
Akibatnya, korban kehilangan keseimbangan, terpental, dan terjatuh ke aspal dengan luka serius di kepala.
“Helmnya terlepas, kepalanya membentur aspal hingga bocor! Sementara pelaku langsung kabur!” ungkap seorang saksi mata yang melihat kejadian dari dekat.
Sayangnya, saksi mengaku tak sempat mencatat nomor polisi kendaraan pelaku karena fokus menolong korban yang tergeletak dalam kondisi kritis.
Kondisi korban yang masih koma turut dikonfirmasi oleh akun Instagram @ghalipangestuu, yang mengaku sebagai anak korban.
“Terima kasih sebelumnya kepada warga yang sudah menolong mama saya. Mama saya sekarang dalam kondisi koma di RS Syafira akibat tabrak lari. Bagi siapa pun yang melihat pelaku, mohon segera hubungi saya,” tulisnya di kolom komentar.
Banyak warganet yang geram dan meminta pihak berwenang segera mengusut kasus ini. Salah satunya akun @kaliang.ajo yang menyarankan agar CCTV di sekitar lokasi segera diperiksa untuk mengidentifikasi pelaku.
Hingga kini, identitas korban maupun pelaku masih belum diketahui.
Video insiden ini sudah ditonton lebih dari 166 ribu kali dan terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor.(*)












