Stok Beras Jelang Pemilihan Umum Aman

oleh -335 views
Direktur Keuangan Bulog Triyana, (paling kiri) menjelaskan tentang ketersediaan stok beras pada Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dalam kunjungan Komisi VI DPR RI di Padang Selasa (19/3). (Ist)

PADANG – Ketersediaan beras jelang pemilihan Pemilu dipastikan aman, karena saat ini Badan Urusan Logistik (Bulog) mempunyai stok mencapai 2 juta ton. Stok itu disimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia.

“Sekarang ini stok beras kita masih cukup. Untuk jangka pendek belum perlu impor,” ungkap Triyana, Direktur Keuangan Bulog, ketika mengunjungi gudang Bulog Sumbar bersama perwakilan Komisi VI DPR RI, di Padang, Selasa siang (19/3/2019).

Menurut Triyana, amannya stok beras dan tak perlunya impor diperkuat dengan sudah mulai masuknya jadwal panen raya akhir Maret ini di sejumlah provinsi. Seperti di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur.

“Untuk impor beras biasanya dilakukan jika Bulog mendapat instruksi dari kementerian terkait berdasar hasil rapat koordinasi terbatas (Rakortas). Namun sejauh ini, dalam Rakortas beberapa waktu terakhir tidak ada arah kebijakan impor,” terangnya

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Hamdhani mengatakan, ketersediaan beras di seluruh daerah, termasuk Sumbar merupakan hal penting. Stok beras harus sesuai kebutuhan.

Sementara terkait impor beras, menurut Hamdhani, impor diperbolehkan namun harus melihat situasi dan ketersediaan stok. Kuota impor pun harus diatur supaya tidak membuat harga beras produksi petani menurun.

“Kalau saat ini impor tidak perlu. Kalau tahun ini impor, rasanya tidak perlu banyak-banyak, kuotanya paling di angka 15 persen. Presiden pun sudah arahkan agar tidak banyak impor. Kecuali untuk memenuhi kebutuhan hari-hari besar, seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun baru,” tutupnya.

Kepala Divre Bulog Sumbar, Muhamad Anwar menyebutkan untuk stok ketersediaan beras di gudang Bulog Sumbar aman untuk tiga bulan kedepan. Karena saat ini ketersediaan beras digudang Bulog kurang lebih 6.300 ton.

Sementara, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengapresiasi Bulog yang terus menjaga ketersediaan beras di Sumbar, apalagi untuk tiga bulan kedepan ketersediaan beras bagi masyarakat Sumbar dari stok dijamin aman. Tak hanya itu, Bulog juga akan membeli hasil panen padi masyarakat lokal Sumbar dan akan menampungnya. (yose)

Loading...