Agam  

Setelah Dihanyutkan Air Sampai Jauh, Kedua Korban L300 Jatuh Masuk Sungai Ditemukan

PALEMBAYAN. Sebuah mobil L 300 jatuh masuk Sungai dari ketinggian 20 meter dari jalan raya di Labuah Sampik Jorong Ngungun Pelembayan  Senin ini pukul 09.45 pagi.   Sopirnya Dayat (26) dan seorang anak perempuan  Yola (20) penumpang mobil itu sempat dinyatakan  hilang  beberapa jam setelah kejadian ditemukan oleh tim penyelamat dalam keadaan meninggal.

Kedua mayat  korban ditemukan di tempat dan waktu yang berbeda. Mayat Yola ditemukan 2 jam setelah kecelakaan dan mayat Dayat ditemukan pada 17.45 jelang Magrib.

 

Kecelakaan mengejutkan masyarakat jorong Ngungun Sejarah Air Kecamatan Pelembayan terjadi pukul 09.45 Wib. Cuaca hujan dan jalan licin atau mungkin saja rem mobil blong menjadi penyebab  mobil L 300 itu terkendali,  sehingga mobil meluncur masuk tebing dan mencebur ke sungai dan tersekat dibawah jembatan.

Baca Juga  Baznas Agam Terima Dua Penghargaan dari Kanwil Kemenag Sumbar

Tim Penyelamat yang terdiri dari BPBD,  Satpol PP,  PMI Agam dan masyarakat melakukan pencarian.  Setelah hampir satu hari  berkelisik  dengan Medan yang sulit dan arus yang deras akhirnya tim gabungan pencari sang sopir L300 yang jatuh di aliran sungai Palo Jorong Ngungun Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam yang bernama Dayat (26) akhirnya berhasil ditemukan oleh BPBD dan tim gabungan sekitar jam 17.45 menjelang waktu Magrib.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Muaro Kandang Nagari Salareh Aia Barat yang berjarak lebih kurang 7 sampai 8 km dari TKP.

Baca Juga  Alumni SDN 32 Paninjauan Serahkan Bantuan Alat Kesenian Tambua Tansa

Setelah ditemukan Korban langsung dievakuasi dengan menggunakan Ambulan PMI Kabupaten Agam ke alamat korban di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia.

Masrizal dari PMI Agam mengatakan, dengan telah ditemukannya almarhum Dayat maka upaya pencaharian berhasil menemukan korban. “Para  telah ditemukan dan kedua korban telah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan penanganan lebih lanjut” tutup kata Masrizal.   (MK)