Senyum Anak Yatim dan Kilau Investasi: Catatan Hangat dari ‘Ramadan Bareng Tring’ Pegadaian di Mal SKA

PEKANBARU – Riuh rendah Mal SKA Pekanbaru akhir pekan ini terasa berbeda. Di antara deretan gerai modern, terselip tawa renyah puluhan anak Panti Asuhan Ar Rahim yang tengah merayakan kebersamaan dalam tajuk “Ramadan Bareng Tring”. Acara yang diinisiasi oleh PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru ini sukses memadukan misi kemanusiaan dengan kecanggihan teknologi digital, Sabtu (28/2/2026).

Momen paling menyentuh terjadi saat azan Magrib berkumandang. Di tengah hiruk-pikuk pusat perbelanjaan, doa berbuka puasa yang dipimpin oleh anak-anak panti mengalir khidmat, menyatukan insan Pegadaian dan pengunjung dalam satu barisan rasa syukur.

Filosofi Memberi: Dari Masyarakat untuk Masyarakat
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menegaskan bahwa agenda ini adalah bentuk “kepulangan” hasil usaha Pegadaian kepada pemilik aslinya, yaitu rakyat.

“Apa yang kami peroleh dari masyarakat, tentu kami kembalikan untuk masyarakat. Melalui tema Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan, kami menyalurkan paket sembako, alat sekolah, hingga sarana prasarana untuk Panti Asuhan Arrahim. Kami ingin bantuan ini menjadi bahan bakar mereka mengejar ilmu,” ungkap Agus dengan antusias.

Baca Juga  KRI Teluk Ratai-509 Segera Merapat di Muaro Kota Pariaman

Tring: Revolusi Investasi Emas di Ujung Jari
Namun, Pegadaian tidak hanya membawa bantuan fisik. Di ajang Festival Tring ini, mereka juga memperkenalkan Tring, sebuah aplikasi yang mengubah cara masyarakat memandang emas. Aplikasi ini menjadi jawaban bagi kaum urban yang sibuk namun ingin tetap aman berinvestasi.

Agus menjelaskan betapa fleksibelnya aplikasi ini:

Tanpa Jam Operasional: “Bangun tidur bisa langsung beli emas, tidak perlu tunggu toko buka.”

Eksekusi Cepat: Butuh uang mendesak? Emas bisa langsung dijual atau digadaikan kembali melalui aplikasi, bahkan di hari libur sekalipun.

Hadiah Langsung: Pengunjung yang melakukan top up Rp1 juta di lokasi berkesempatan mendapatkan undian Rp500 ribu.

Baca Juga  Nevi Zuairina : Hilirisasi Mineral Kunci Kuasai Pasar Global

Kemeriahan yang Islami dan Edukatif
Selama dua hari (28 Februari – 1 Maret 2026), panggung festival tidak pernah sepi. Mulai dari lomba Fashion Show cilik yang menggemaskan hingga lomba ceramah Ramadan dengan muatan lokal yang kental. Bahkan, pengunjung ditantang dalam game seru mengambil emas batangan di dalam kotak dengan hadiah emas 0,1 gram.

Melalui perhelatan ini, Pegadaian membuktikan bahwa perusahaan plat merah ini mampu bertransformasi menjadi entitas yang modern dan digital tanpa kehilangan akar sosialnya.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal produk pinjaman kami, tapi juga merasakan kemudahan investasi emas dan layanan non-gadai lainnya dalam genggaman melalui Tring,” tutup Agus.

Festival “Ramadan Bareng Tring” menjadi bukti bahwa teknologi dan empati bisa berjalan beriringan, menciptakan cahaya kebaikan di bulan yang penuh berkah. (*)