TIKU – Jembatan gantung (rajang) Patamuan di Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang sempat ambruk saat dikerjakan, ternyata mampu dituntaskan pengerjaannya oleh kontraktor CV. Karya Mentawai tepat waktu.
Saat ini, jembatan tersebut telah dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana lalulintas selain untuk kendaraan roda empat. Jembaatan itu ambruk pada hari Senin 22 Juli 2019 sekitar pukul 14.00 Wib pada saat pekerja memindahkan alat pengaduk material dengan semen (molen). Pada saat berada ditengah di atas jembatan, mendadak kawat penahan jembatan anjlok masuk sungai.
Saat ini, jembatan tersebut sudah selesai dibangun tepat waktu dan selesai di-PHO atau diserahterimakan. Bahkan, sudah dapat dimanfaatkan pula oleh warga untuk mengangkut berbagai hasil pertanian dan bahan lainnya.
PPTK Gani Basya dan Kasi Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Erpendi kepada singgalang di Lubuk Basung Jumat (25/10) menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tim PHO terhadap mutu pekerjaan yang dilakukan pihak rekanan cukup baik dan tidak ada masalah. Semua lengkap sesuai dengan perencanaan teknis, katanya. (lukman)












