Semen Padang Kalah di Tangan Pesis Solo

PADANG- Target mendulang angka di laga pembuka Liga 2 Grup Barat gagal diwujudkan skuad urang awak, Semen Padang FC.

Dijamu Persis di Stadion Manahan, Solo, Senin (23.4) malam, Kabau Sirah menyerah 3-0.

Taktik murid termyata lebih jitu dari sang guru. Begitu wasit meniup kick-off pressure langsung diperagakan anak asuh Jafri Sastra.

Tekanan bukan saja saat menang bola, kalah bola pun tiga pemain tuan rumah langsung memgerumuni satu pemain SPFC kala ‘pegang bola’.

Alhasil, ball posesion pun menjadi milik Persis. Gol yang ditunggu-tunggu pendukung tuan rumah pun akhirnya tercipta pada menit 19.

Umpan matang dari sisi kiri luar kotak penalti disambut heading terukur Azkan Fauzi yang menang dalam perebutan dengan bek Semen Padang FC, 1-0 .

Semen Padang FC ternyata butuh waktu 32 menit baru sedikit keluar dari tekenan. Hanya saja, sampai jeda babak pertama papan skor 1-0 untuk tuan rumah tidak beribah.

Di babak kedua, permainan mulai sedikit dikendalikan tim tamu. Pasukan Laskar Samber Nyawa -julukan Persis- sedikit kendor dalam melakukan tekanan beruntun.

Peluang yang mulai didapatkan anak-anak Kabau Sirah gagal menciptakan gol penyeimbang. Malah sebaliknya, keasyikan menyerang memasuki menit 54 Eli Nasoka menggandakan keunggulan timnya. Bola sontekannya mengenai hadangan kaki Ngurah Nanak sehingga bola merubah arah masuk ke tiang jauh sisi kiri Guntur Pranata, 2-0.

Laga tampaknya bakal berakhir 2-0 tapi faktanya, Persis menambah gol lagi di menit 90.

Gol ketiga Persis itu cukup indah. Dua pemain pengganti, Jalwandi dan Tri Handoko menjadi aktornya. Umpan Jalwandi dari sisi kanan luar kotak penalti langsung disambut sepakan keras kaki kanan Tri Handoko yang tak terkawal.

Sepakan first time Tri Handoko itu gagal dihalau penjaga gawang, Guntur Pranata. Kiper eks PSMS itu harus memunggut bola dalam gawangnya untuk ketiga kalinya.

Usai gol ketiga itu tak lama wasit pun meniup peluit panjang pertanda laga bubaran.

Coach Syafrianto Rusli mengakui permainan skuadnya tidak berkembang terutama di babak pertama.

“Kita memang mendapat tekanan di awal laga dan tidak bisa keluar dari tekanan itu sehingg permainan pemain saya serba salah,” ujar coach SR kepada wartawan usai laga.

Dikatakan coach SR, hasil di Solo itu harus dilupakan. Lalu berbenah dan harus siap di laga berikutnya di Rembang menghadapi PSIR.

Hal yang sama juga dikatakan Ngurah Nanak yang mendampingi coaxh SR saat konfrensi pers usai laga.

“Kita akan berbenah. Ini baru laga awal masih banyak lagi laga berikutnya. Jadi, intinya kami akan berbenah dan siap memberikan hasil yang maksimal,” kata Ngurah Nanak.

Laga kedua, Semen Padang FC masih memainkan partai away. Lawan yang sudah menunggu, PSIR Rembang. (dede)

Loading...