Padang  

Sembuh 361 Orang, Positif Covid-19 di Sumbar Naik Jadi 645 Orang

PADANG – Total sampai hari ini telah 645 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19, Selasa (9/6). Terjadi penambahan 19 orang lagi. Sembuh bertambah 10 orang, sehingga total sembuh 361 orang dan meninggal bertambah 2 orang lagi sehingga total meninggal 29 orang.

Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Sumatera Barat sampai hari ini Selasa 9 Juni 2020 adalah 645 orang.

Berdasarkan data Dinkes Sumbar yang mendapatkan hasil pemeriksaan swab dari Laboratorium FK Unand dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi di bawah pimpinan dan penanggungjawab dr. Andani Eka Putra, ada 1.328 spesimen diterima dan diperiksa dari berbagai rumah sakit se-Sumatera Barat.

Rincian tambahan sebagai berikut:

  • Wanita 28 th, warga Mato Aia, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 37 th, warga Pisang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi BDK.
  • Pria 41 th, warga Parupuak Tabiang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi BDK.
  • Wanita 16 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 13 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 52 th, warga Korong Gadang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 20 th,warga Kuranji, status Mahasiswi, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Anak-anak (perempuan) 6 th, warga Piai Tangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 59 th, warga Piai Tangah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 40 th, warga Piai Tangah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 11 th, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Anak-anak (laki-laki) 9 th, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 45 th, warga Piai Tangah, pekerjaan tukang ojek, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 35 th, warga Piai Tangah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 16 th, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 13 th, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Anak-anak (perempuan) 5 th, warga Piai Tangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Bayi (perempuan) 2 bulan, warga Piai Tangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 59 th, warga Pagambiran Ampalu, pekerjaan tukang service, terinfeksi karena bekerja di Pasar Raya, penanganan dirawat di RSUP. Dr. M. Djamil Padang.
Baca Juga  'Minggu Melayani' di Khatib Sulaiman, Bisa Urus SIM Hingga SKCK

Pasien sembuh sebanyak 10 orang dengan rincian:

  • Wanita 34 th, warga Pulau Punjuang Kab. Dharmasraya, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien RSUD. Sungai Dareh.
  • Wanita 19 th, warga Pulau Punjuang, status pelajar, terinfeksi karena sebagai Santri Temboro, pulang dari Jawa Timur tanggal 18 April 2020, pasien RSUD. Sungai Dareh.
  • Wanita 27 th, warga X Koto Kab. Tanah Datar, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari rumah sakit, pasien RSUD Apdang Panjang.
  • Wanita 37 th, warga IV Angkek Kab. Agam, pekerjaan Guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Dr. Achmad mochtar Bukittingi.
  • Pria 52 th, warga Muaro Sijunjuang Kab. Sijunjuang, pekerjaan petugas lapas, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien karantina BPSDM.
  • Wanita 47 th, warga Batu Gadang Kota Padang, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.
  • Pria 26 th, warga Muaro Sijunjuang, pekerjaan petugas lapas, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien karantina BPSDM.
  • Pria 23 th, warga Jorong Pasa Baru Ampalu, pekerjaan petugas lapas, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien karantina BPSDM.
  • Wanita 27 th, warga Muaro Gambok, pekerjaan petugas lapas, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien karantina BPSDM.
  • Pria 29 th, warga Muaro Gambok, pekerjaan petugas lapas, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien karantina BPSDM.
Baca Juga  BLK Agam Produksi Masker Sendiri

Meninggal dunia sebanyak 2 orang.Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.310 orang. Proses pemantauan 162 orang, dengan rincian karantina Pemda 4 orang dan 158 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 9.148 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1157 orang. Dari 1157 PDP tersebut, 53 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 1104 orang. (aci)