Sekolah dan Rumah Direndam Luapan Sungai Pangkua

oleh
Halaman MTs Negeri 6 Solsel yang terimbun lumpur akibat meluapnya air dan lumpur batang Sungai Pakua, Sabtu (14/4) malam. (ist)

PADANG ARO – Akibat hujan lebat yang tak henti-hentinya, sejak Sabtu (14/4) hingga malamnya,  air beserta lumpur dari Sungai Pangkua, Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan KPGD meluap, mengakibatkan tiga rumah warga, satu kantor KUA, dan dua Sekolah, MTs N 6 Solel dan SMAN 5 Solsel, dimasuki air dan lumpur.

“Luapan air yang disertai lumpur setinggi 50 centimeter dan sepanjang 1, 5 KM itu, terjadi sekitara pukul 24.00 malam, Sabtu (14/4), mengakibatkan rusaknya peralatan tiga rumah penduduk dari 30 rumah yang terancam, serta masuknya material lumpur ke kantur KUA, serta dan dua sekolah  yang persis berada disepanjang aliran batang sungai di Jorong Sungai Pangkua tersebut,” kata Walinagari Pakan Rabaa Arpan Ali.

Lebih lanjut, Arpan Ali kepada Singgalang Minggu (15/4), menjelaskan, pihaknya dengan bantuan warga masyarakat telah melakukan usaha pembersihan tiga rumah penduduk yang terkena luapan air dan lumpur serta membersihkan aliran batang sungai pangkua yang sudah mendangkal akibat tertimbun material sirtukil dan lumpur padat.

“Kita saat ini baru bisa membantu membersihkan material lumpur yang masuk kerumah penduduk, serta membuang material potongan kayu yang menyumbat aliran sungai di Jorong Sungai Pangkua, dengan cara peralatan seadanya,” kata Arpan Ali.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Solsel, Herwin menjelaskan, pihaknya telah meminta bantuan tim dari Satpol PP dan Damkar Solsel untuk membantu melakukan tindakan prepentif, guna membantu, sekolah dan kantor serta warga yang rumahnya terkena luapan air dan lumpur dari sungai yang ada di Jorong Sungai Pangkua itu.

“Kita mendapat perintah Kalaksa untuk menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, dan koordinasi dengan tim Satpol PP dan Damkar untuk membantu pembersihan lokasi bencana air dan lumpur yang terjadi di Sungai Pakua”, kata Herwin. (af)

Loading...