PARIAMAN – Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, membuka Ramadhan Literacy Festival 2026 yang dirangkai dengan tabligh akbar di Pentas Seni Pantai Gandoriah, Selasa (10/3).
Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Ustadz H. Syaiful Effendi, Lc, MA yang juga Ketua DPRD Kota Bukittinggi. Turut hadir Ketua DWP Kota Pariaman Ny. Nelvia Afrizal, para asisten, staf ahli, sejumlah kepala OPD, Ketua Umum Forum Pegiat Literasi Kota Pariaman (FPLKP) Rizki Mirdani, jajaran BKMT, pengurus organisasi wanita, serta para guru dan pelajar SMP se-Kota Pariaman.
Dalam sambutannya, Afrizal Azhar mengatakan festival ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan minat baca, menulis, serta kreativitas literasi masyarakat dari berbagai kalangan usia.
“Festival ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk menggiatkan minat baca, menulis, dan kreativitas literasi di semua kalangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa literasi tidak sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga kemampuan memahami, mengkritisi, dan menciptakan gagasan yang menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban.
Menurutnya, kemampuan pengetahuan umum para pelajar saat ini masih perlu ditingkatkan. Hal itu terlihat dari hasil evaluasi yang dilakukan terhadap sejumlah siswa.
“Kami melihat kemampuan pelajar saat ini masih kurang dalam pengetahuan umum. Hal ini terlihat ketika kami melakukan tes sederhana, banyak di antara mereka yang belum mengetahui jawabannya,” ungkapnya.
Afrizal berharap melalui Ramadhan Literacy Festival ini para pelajar semakin mencintai literasi dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Ingatlah, literasi adalah kunci untuk membuka jendela dunia dan membangun masa depan yang lebih cerah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kegemaran membaca dan berbagi pengetahuan,” katanya.
Ia juga mendorong Dinas Pendidikan Kota Pariaman untuk mempelopori kegiatan lomba cerdas cermat antar pelajar guna meningkatkan kemampuan literasi dan pengetahuan umum siswa.
“Saya berharap Dinas Pendidikan dapat mempelopori lomba cerdas cermat antar pelajar sehingga kemampuan literasi dan pengetahuan mereka semakin meningkat,” tuturnya.
Ramadhan Literacy Festival 2026 digelar selama dua hari, 10–11 Maret 2026, dengan berbagai kegiatan seperti lomba azan, lomba puisi Islami, bedah buku, bazar buku, bazar UKM, serta pembagian 1.000 takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz H. Syaiful Effendi, Lc, MA.












