Sekarang atau Tunggu Lagi Tahun Depan

oleh
Duel hidup mati Semen Padang FC menjamu Kalteng Puta, Senin (19/11) petang ini tanpa diperkuat mesin golnya, Irsyad Maulana (tengah). Pemilik nomor kostum 88 itu terkena akumulasi kartu kuning. (dok mo spfc)

PADANG- Duel Semen Padang FC versus Kalteng Putra, Senin (19/11) petang ini di Pekan 6 babak 8 Besar Grup A Liga 2 di Stadion H. Agus Salim, Padang menjadi laga hidup mati kedua kubu.

Bagi kubu tuan rumah, Semen Padang FC kemenangan dengan selisih dua gol menjadi harga mati bila ingin meraih satu tiket semifinal. Sedangkan bagi tim tamu, imbang saja dipastikan ke semifinal.

Pelatih Syafrianto Rusli (SR) menyatakan pasukannya secara mental, taktik dan fisik sudah oke. “Ya, secara mental, taktik dan fisik kami sudah siap vs Kalteng. Mudah-mudahan besok itu anak-anak tampil baik dan bisa menang lebih dari 2 gol,” ujar Syafrianto Rusli dihadapan jurnalis, Minggu (18/11).

Kubu tuan rumah dipastikan tak akan diperkuat top skor-nya, Irsyad Maulana akiat terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Namun coach SR tidak mau pasukannya lemah. Artinya, di sepakbola ketergantungan kepada seorang pemain tidak berlaku. “Sepakbola olahraga tim. Jadi, kami sudah siapkan pengganti Irsyad,” jelasnya.

Coach SR pun, berharap Rudi cs., bisa bermain sesuai dengan yang dikehendaki. “Mental bagus dan bisa cetak gol secepatnya,” papar coach SR.

Ngurah Nanak palang pintu Kabau Sirah yang mendampingi coach SR dalam jumpa pers jelang duel kemarin itu juga pancang sikap optimistis meraih kemenangan dan lolos ke semifinal.

“Kami optimistis bisa memenangkan laga. Kami harapkan dukungan penonton penuhi stadion. Moga laga besok berjalan lancar dan sesuai harapan kita semua, SPFC melaju ke semifinal,” kata Nanak.

CEO PT KSSP, Rinold Thamrin yang dikontak terpisah kemarin berharap Hengki Ardiles cs., harus berusaha keras. “Kami optimis melaju ke semifinal. Tentu dengan kerja keras dan tidak lupa berdoa,” papar Rinold Thamrin kepada Singgalang.

Kubu tamu melalui asisten pelatih, Bambang tentu tak ingin pula timnya gagal ke semifinal. Sebagai tim tamu, bambang memilih sikap realistis yakni bisa mencuri angka dan itu sudah cukup memuluskan langkah Kalteng Putra ke partai empat besar.

“Besok itu, laga sangat menentukan bagi kami dan Semen Padang. Secara teknis kami sudah siap. SPFC tim bagus. Artinya siapa yang siap maka dia yang menang,” tutur Bambang.

Asisten pelatih dari Kas Hartadi itu, juga berharap pertandingan berlangsung dengan fair play. “Jadi, kami ke Padang ingin curi poin agar bisa melenggang ke laga semifinal,” optimistisnya.

Diganti

Menariknya, saat akan digelar MCM jelang laga, kemarin perangkat pertandingan yang semula telah ditugaskan kepada Nasri wasit tengah, Sahrial Pangabean sebagai asisten wasit 1 serta Asri (asisten wasit 2) dan Rorim Situmeang wasit cadangan kubu Kalteng Putra protes dan meminta perangkat pertandingan diganti seluruhnya.

Alhasil, seluruh perangkat pertandingan duel Semen Padang FC versus Kalteng Putra ditugaskan adalah Sigit wasit tengah, AW 1 Sudirman Kharas, AW 2 Sudarmono dan wasit cadangan Husaian. Ada apa ini? (dede)

Loading...