LUBUK BASUNG,- Sehubungan dengan kegagalan input data untuk usulan jalur Seleksi Masuk Berbasis Prestasi (SMBP) siswa kelas 2 SMA Negeri 1 Lubuk Basung, mantan praktisi pendidikan Sumbar Drs.Irwan Aswandi M.Pd sarankan Kepala Sekolah bergerak cepat melakukan langkah langkah proses input data dan mendaftarkan siswanya segera.
“Dilemanya adalah batas waktu siswa membuat akun SNPB pada Rabu tanggal 15 Februari pukul 15.00 Wib 2023″ kata Irwan Aswandi yang lebih dikenal dengan panggilan Wan Batak.
Untuk kasus SMAN 1 lubuk Basung, kita lihat apakah sekolah bisa mencari jalan keluar. ” Jika tidak, sudah pasti siswa sangat dirugikan, sebab untuk dapat melakukan pendaftaran SNBP, peserta sebelumnya harus membuat akun SNPMB yang batas waktu nya ditentukan hingga Rabu 15 Pebruari 2023. Pukul 15.00″ kata Mantan Pengawas Pendidikan Sumbar itu.
Mempelajari pengumuman Mendikbud sebagaimana yang dimuat di https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/, Irwan Aswandi mengatakan proses pendaftaran SNBP berlangsung tanggal 14 Pebruari sampai 28 Pebruari 2023. “Hasil SNBP 2023 dimumukan pada 28 Maret 2023” ujarnya.
Dalam pengumuman yang dengan gampang di akses, dituliskan Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2033 mulai dibuka Selasa 14 Februari 2023. Siswa sudah bisa melakukan pendaftaran melalui laman https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menyatakan sebanyak 867.341 siswa eligible dari 22.497 sekolah dapat melakukan pendaftaran SNBP 2023. Untuk dapat melakukan pendaftaran SNBP 2023 peseta sebelumnya harus membuat akun SNPMB yang batas waktunya ditentukan hingga Rabu 15 Februari 2023 pukul 15.00 WIB.Pendaftaran SNBP berlangsung 14 Februari sampai 28 Februari 2023. Hasil SNBP 2023 dimumukan pada 28 Maret 2023.
Melihat jadual pendaftaran masih ada waktu, Irwan Aswandi sarankan Kepala Sekolah berkoordinasi segera dengan pihak Diknas Pendidikan Sumbar, melanjutnya Diknas harus dengan cepat berkoordinasi pula dengan pihak Kementrian di Jakarta. “Harus segera memohon agar aplikasi di buka kembali dan segera input, ingat data jangan salah, kalau salah data pasti gagal lagi” ujarnya.
(M.Khudri )












