PADANG – Dalam artikel ini, akan dibandingkan suku bunga pinjaman BRI antara Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan suku bunga umum.
Informasi ini diambil dari saluran Youtube Republic’s Java, yang juga membahas suku bunga pinjaman Bank BRI, terutama KUR, pada tahun 2024.
Bagi banyak orang yang berencana mengajukan pinjaman di Bank BRI, mungkin belum mengetahui dengan pasti jumlah suku bunga yang harus dibayar setiap bulan. Oleh karena itu, mari eksplorasi bersama.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menjadi pemberi kredit usaha rakyat (KUR) terbesar tahun ini dengan alokasi sebesar Rp165 triliun.
Jika Anda berencana mengajukan pinjaman, simaklah tabel KUR BRI 2024 beserta syarat dan cara pengajuannya.
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah mengumumkan target penyaluran KUR 2024 sebesar Rp300 triliun.
BRI kembali mendapatkan alokasi terbesar senilai Rp165 triliun, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp194,4 triliun.
Pada tahun 2023, BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp163,3 triliun kepada 3,5 juta debitur.
Mayoritas penyaluran KUR BRI difokuskan pada sektor produksi, mencapai proporsi sebesar 57,38%.
Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mencapai target tersebut, mengingat BRI saat ini telah memiliki infrastruktur yang memadai dan sumber pertumbuhan baru melalui Ekosistem Ultra Mikro bersama Pegadaian dan PNM.
“Dari segi infrastruktur, saat ini BRI telah memiliki BRISPOT yang terus dioptimalkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan tenaga pemasar [mantri]. Selain itu, kami juga akan mengoptimalkan potensi dari ekosistem model bisnis baru seperti PARI dan Localoka,” ujar Supari dalam keterangan resmi pada Jumat, 12 Januari 2024.
1. KUR BRI dengan Bunga Subsidi
- Bunga pinjaman KUR BRI tahun 2024 berkisar antara 0,4% hingga maksimal 0,8%.
- Program ini termasuk pinjaman KUR dengan subsidi bunga dari pemerintah.
2. Program Normal (Kupedes dan Kupra)
- Pinjaman normal (kupedes dan kupra) memiliki bunga berkisar antara 0,8% hingga 1%.
- Tidak ada subsidi dari pemerintah untuk bunga normal ini.
Jadi, untuk KUR BRI, bunga yang dibayarkan sudah disubsidi oleh pemerintah, sehingga sebaiknya dimanfaatkan untuk modal usaha atau modal kerja.
“Ingatlah bahwa bunga normal pada pinjaman biasa bisa lebih tinggi karena adanya asuransi,” ujar youtuber tersebut.
Bagi yang berencana mengajukan pinjaman, sebaiknya manfaatkan kesempatan ini sebelum pergantian presiden, karena kita belum tahu apakah subsidi bunga akan tetap ada setelah itu.
Dikutip dari laman resmi BRI.co.id, pinjaman KUR ada 3 macam, yaitu KUR Mikro Bank BRI yaitu kredit modal kerja atau investasi dengan plafond sampai dengan Rp50 juta.
KUR Kecil Bank BRI yaitu kredit modal kerja dan atau investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak dengan plafond > Rp50 sampai dengan 500 juta.
Dan terakhir, KUR TKI Bank BRI yaitu KUR yang diberikan untuk membiayai keberangkatan calon TKI ke negara penempatan dengan plafond sampai dengan Rp25 juta. (DANA Kaget) (*)












