Sebanyak 65 PPK Dilantik Menuju Pemilu Serentak 2024

Limapuluh Kota – Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 terus digulirkan di Kabupaten Limapuluh Kota. Hal itu ditandai dengan pelantikan sebanyak 65 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 13 Kecamatan di daerah itu, untuk menyongsong Pemilu 2024. Pelantikan itu dilakukan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Limapuluh Kota Masnijon, di Grand Royal Denai Bukittinggi, Rabu (4/1).

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, saat memberikan sambutan, berpesan kepada ke-65 PPK itu. Dalam pesannya, bupati menyampaikan agar profesional dalam bertugas, memahami aturan serta mengembangkan kerjasama dengan Panitia Pengawas Kecamatan dan pemangku kepentingan lainnya.

“Selamat sekaligus meminta PPK untuk benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi PPK sebagaimana tertuang pada peraturan KPU dalam penyelenggaraan pesta demokrasi tahun 2024. Harapan kita bekerja jangan berdasarkan perasaan, bekerjalah berdasarkan peraturan. Karena dalam tugas akan berhadapan dengan berbagai macam kepentingan dan tujuan kelompok maupun golongan,” ujarnya, dihdapan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra, anggota Komisioner KPUD, Ketua Bawaslu Limapuluh Kota, unsur Forkopimda Kabupaten Limapuluh Kota serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait lainnya.

Disisi lain, Bupati Safaruddin juga menghimbau para PPK mengutamakan kehati-hatian kala bertugas dan profesional dalam melaksanakan tugas serta bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Selamat bertugas, pahami regulasi dan kami mensupport saudara dalam menjalanakan tugas,” tambahnya.

Baca Juga  TPID Limapuluh Kota Bergerak Cepat

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota Masnijon, pada kesempatan yang sama, juga mengucapkan selamat kepada PPK yang baru saja dilantik dan akan segera beraktivitas di kecamatan masing masing. “Segeralah koordinasi dengan teman-teman Panwascam, dengan tokoh masyarakat serta para pihak terkait lainnya. Karena anda merupakan penyelenggara pemilu di kecamatan. Selain itu bekerjalah dengan penuh integritas dan profesional. Semua pemilihan merupakan sarana konflik, tapi bagaimana kita minimalisir arena sengketa itu,” ucapnya. 207