SDIT Maarif Mulai Kegiatan Tadarus Rahasia Quran 2021

  • Whatsapp

PADANG PANJANG  – Sebanyak 32 peserta mengikuti kegiatan Training Rahasia Quran (TRAS-Q) di ruang serbaguna SDIT Ma’arif Padang Panjang, Rabu (3/3). Peserta ini terdiri dari pengurus yayasan, pimpinan, guru dan karyawan. Kegiatan ini dibimbing instruktur H. Saiful Ardi, Lc alias Inyiak SA.

Masril Katik Sati sebagai ketua bidang pendidikanYayasan Ma’arif mengatakan, kegiatan ini menjadi program wajib bagi para guru dan karyawan di lingkungan SDIT Ma’arif. Pada 2 tahun terakhir, para guru dan karyawan sudah menyelesaikan program tahsin dan Tahfiz AlQuran, sehingga para guru sudah miliki bacaan yang sesuai standar tajwid serta punya hafalan rata-rata 2 juz.

“Mulai tahun 2021 ini kita akan lanjutkan pada pemahaman Alquran. Untuk itu hari ini kita membuka dengan training singkat yang akan dilanjutkan tadarus. Jika training hanya satu hari dan bersifat dasar, Tadarus Rahasia Quran akan berkelanjutan. Kita targetkan dalam 12 bulan para guru bisa khatam dari surat Al Fatihah sampai surat An Naas. Kegiatan akan kami langsungkan setiap pekan secara maraton,” katanya.

Sementara itu kepala sekolah, Marniati menegaskan kegiatan ini untuk memperkuat identitas SDIT Maarif sebagai sekolah penghafal Quran dan pembinaan karakter Islami. “Tadarus Rahasia Quran (TRAS-Q) ini adalah modal para guru untuk ditransfer ke murid,” ujarnya.

“Dan bila dimungkinkan, hal seperti ini akan kita teruskan juga pada pihak wali murid. Tujuannya, agar ada kesinambungan antara rumah dan sekolah. Saat ini, jumlah siswa SDIT Ma’arif ada sekitar 387 orang dengan wali murid sekitar 300 orang. Keinginan untuk membina wali murid ini sudah ada, tapi kita akan jalankan bertahap,” katanya lagi.

Identitas sebagai sekolah penghafal Quran dan pembinaan karakter islami dari sekolah yang didirikan tahun 2004 ini menarik minat warga Padang Panjang dan sekitar. Tahun pelajaran 2020/2021 saja, SDIT Maarif diminati 125 pendaftar dari Padang Panjang, Batipuh dan X Koto. Tapi hanya bisa menerima sebanyak 75 orang saja.

“Banyak yang kecewa, tapi daya tampung kita memang masih terbatas,” tambah ketua bidang pendidikan Yayasan yang akrab dipanggil Wan Mas itu.

Tahun pelajaran 2021/2022 ini, Yayasan Ma’arif membuka program SMP Islam Terpadu (IT) dengan pola boarding school alias berasrama. Untuk tahap awal khusus putra, satu lokal dengan kapasitas 25 siswa. Hal ini berdasarkan aspirasi wali murid yang puas dengan pendidikan anaknya di SDIT. Pendaftaran bagi peminat SMPIT Ma’arif sudah mulai dibuka sejak 1 Maret 2021 dan bisa dilakukan di komplek SDIT Ma’arif Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Tanah Pak Lambiak. (Jas)

Pos terkait