Satgas PRR Pusat Apresiasi Respons Cepat Pemko Pariaman Tangani Pascabencana

PARIAMAN – Ketua Tim (Katim) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus koordinasi dan konsolidasi pelaksanaan penanganan pascabencana di Kota Pariaman, Selasa (14/7).

Kedatangan Brigjen Pol. Yopie disambut Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Wakapolres Pariaman Kompol Yuhendri, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman Ferry Ferdian Bagindo Putra beserta jajaran, serta Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Pariaman Yurnal di Balai Kota Pariaman.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Yopie menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pariaman yang dinilai cepat merespons dan bergerak dalam penanganan pascabencana.

“Tujuan kami datang ke sini untuk melihat langsung kondisi daerah terdampak sekaligus melakukan pengecekan terhadap penerima manfaat Hunian Tetap (Huntap). Kami juga ingin memastikan apakah ada kendala maupun permasalahan di lapangan. Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pariaman karena termasuk daerah yang cepat dalam merespons dan menyampaikan laporan penanganan bencana,” ujarnya.

Baca Juga  PT Semen Padang Salurkan 100 Sak Semen untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas di Pariaman

Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Berdasarkan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Sumatera 2026–2028, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk mendukung proses pemulihan.

“Anggaran tersebut dialokasikan untuk pemulihan jangka panjang yang meliputi pembangunan infrastruktur, perumahan, pendidikan, kesehatan, hingga pemulihan ekonomi masyarakat. Tugas Satgas PRR adalah mempercepat pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan berbagai fasilitas umum yang akan dilaksanakan secara bertahap di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengatakan keberhasilan penanganan bencana di Kota Pariaman tidak terlepas dari kuatnya budaya gotong royong yang masih dipegang masyarakat.

“Masyarakat Kota Pariaman masih menjunjung tinggi semangat gotong royong. Ketika terjadi bencana, seluruh elemen masyarakat langsung bahu-membahu membantu penanganan di lapangan. Pemerintah daerah juga bergerak cepat bersama TNI, Polri, Tagana, PMI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menangani dampak bencana,” kata Mulyadi.

Baca Juga  Disparbud Pariaman Apresiasi Penguatan Pokdarwis Desa Taluak

Ia berharap kunjungan Satgas PRR semakin mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga masyarakat terdampak segera memperoleh hunian tetap yang layak dan berbagai program pemulihan lainnya.

“Kunjungan Satgas PRR menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan Kota Pariaman. Kami berharap masyarakat segera bangkit dan Kota Pariaman menjadi daerah yang semakin tangguh menghadapi bencana di masa mendatang,” tutupnya.

Usai pertemuan, rombongan Satgas PRR bersama Pemerintah Kota Pariaman meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana. Peninjauan diawali ke SMP Negeri 8 Pariaman di Tungkal Utara, Kecamatan Pariaman Utara, dilanjutkan ke rumah warga yang terdampak longsor di Desa Punggung Ladiang, serta meninjau pembangunan Huntap Mandiri dan ruas jalan yang putus di Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan. (agus)