PADANG- Mendekati masa libur lebaran 1444 Hijriah, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Hansastri mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) untuk sambut para pemudik dan wisatawan dengan sikap ramah dan melayani.
“Diperkirakan sekitar tiga juta pemudik dan eisatawan akan datang ke Sumbar selama masa libur Lebaran. Mereka akan beraktifitas selama beberapa hari di Sumbar, tugas kita sebagai tuan rumah adalah sambutlah mereka dengan sikap ramah dan melayani, karena itu adalah karakter orang Minangkabau,” ungkap Hansastri saat temu media yang dibalut dengan kegiatan berbuka bersama dengan insan pers yang digelar Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) Sumbar, Kamis, (4/4) di Restoran Bernama Padang.
Diungkapkan Hansastri, Ia banyak mendengar keluhan dari pengunjung terkait mulai berkurangnya keramahan warga Sumbar terhadap tamu yang datang. Menurutnya, jika hal tersebut tidak segera dibenahi, secara tidak lansung itu akan merugikan masyarakat dan membuat citra Sumbar menjadi negatif.
Demikian juga dengan para pedagang, Hansastri mengingatkan agar selalu mempertimbangkan nilai kewajaran dalam menetapkan harga, agar pengunjung menjadi nyaman.
“Mahal tidak masalah, tapi harus wajar dan sebaiknya tertulis jelas atau diberitahukan sebelumnya, sehingga konsumen tidak kaget waktu membayarnya,” himbau Hansastri.
Di samping itu Hansastri menyampaikan, pada Juni mendatang, Sumatera Barat akan menjadi tuan rumah acara pertemuan Petani dan Nelayan seluruh Indonesia, lewat Gelaran Pekan Nasional Tani & Nelayan XVI yang kegiatannya akan dipusatkan di Kota Padang.
40 ribu orang diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut, dimana sebagian besar dari mereka akan diinapkan pada rumah-rumah penduduk di Kota Padang. Serupa hal nya dengan mudik lebaran, diyakini event ini akan mendongkrak perputaran roda perekonomian Sumbar, khususnya Kota Padang.
“Semua kegiatan tersebut adalah peluang bagi seluruh masyarakat untuk mempromosikan seni budaya, alam, kuliner dan berbagai produk ekonomi kreatif Sumbar ke seluruh indonesia. Manfaatkanlah momentum tersebut dengan tetap menjaga nama baik Sumbar,” tambah Hansastri.
Diharapkan Hansastri, seluruh masyarakat dapat menyambut tamu yang datang dengan ramah dan melayani, berikanlah kesan positif tentang Sumbar kepada setiap pengunjung, manfaatkanlah setiap momentum dengan sebaik-baiknya.
Kepala Dishub Provinsi Sumbar, Dedy Diantolani mengatakan, terdapat 26 titik kemacetan di Sumbar yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.
“Untuk itu, kami melakukan pembatasan operasional angkutan barang, yaitu mobil barang sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang dengan kereta gandengan dan mobil barang pengangkutan hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan,” ungkapnya.
Dikatakan, pengecualian terhadap pembatasan itu, yaitu mobil barang pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, hantaran uang, hewan ternak, pupuk, pakan ternak, logistik pemilu/pemilihan umum.
“Pengecualian juga berlaku untuk keperluan penanganan bencana alam, sepeda motor mudik, balik gratis dan barang pokok (beras, tepung terigu, tepung gandum, tepung tapioka, jagung, gula, sayur, buahbuahan, daging, ikan, daging unggas, minyak goreng, metega, susu, telur, garam, kedelai, bawang dan cabai,” tukuknya.
Dikatakannya, pengguna jalan yang akan melintasi Sumbar, pada masa Lebaran rute One Way akan dibedakan menjadi dua fase, yaitu pra dan pascalebaran. “Berlaku mulai H-3 atau tanggal 7 April 2024 hingga H+5 atau tanggal 15 April 2024,” pungkasnya.
Selain itu, sistem satu arah sebelum Lebaran, yakni pada tanggal 7-9 April 2024 diberlakukan dengan rute Padang – Bukittinggi via Padang Panjang dan Bukittinggi–Padang via Malalak.
“Kita juga memberlakukan sistem satu arah pasca lebaran, yakni pada tanggal 11-15 April 2024 diberlakukan dengan rute Padang – Bukittinggi via Malalak dan Bukittinggi–Padang via Padang Panjang. Sistem satu arah (One Way) akan dimulai pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Sumbar Siti Aisyah menegaskan, pihaknya menyiapkan fasilitas informasi lebaran 1445 H/2024 M. “Informasi Lebaran 1445 H ditujukan untuk pemudik dan masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan,” urainya.
Dikatakannya, informasi yang disajikan dalam bentuk digital dengan menggunakan fitur SMS Gateway dengan nomor hotline 082174754150 dan s.id/mudiksumbar. 107












