SELATPANJANG – Ribuan siswa dari berbagai tingkatan di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mengikuti pawai obor, Sabtu malam (16/8/2025).
Tidak hanya siswa sekolah, tapi juga gerakan pramuka daerah, organisasi masyarakat dan Satpol PP juga memeriahkan pawai.
Pawai dimulai dari Jalan Merdeka menuju Jalan Diponegoro, masuk ke Jalan Kartini, terus ke Jalan Imam Bonjol dan kembali ke Jalan Merdeka.
Pawai obor yang menjadi rutinitas setiap tahun ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Pelepasan dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar.
Tampak hadir juga unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan instansi vertikal, para staf ahli bupati, para asisten Setda, kepala OPD, Camat Tebing Tinggi, Ketua MUI, Ketua LAMR, Ketua FKUB, tokoh masyarakat, pimpinan ormas dan OKP, pemuka adat, alim ulama, serta masyarakat umum.
Pawai Obor tahun ini diikuti oleh sedikitnya 1.928 peserta yang terdiri dari siswa tingkat SD, SMP, SMA baik dari sekolah negeri maupun swasta se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Pakaian pramuka mendominasi peserta dari sekolah.
Sebelum pelepasan, Bupati Asmar menjelaskan bahwa kegiatan pawai obor ini merupakan simbol semangat perjuangan yang harus terus dinyalakan oleh generasi muda.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
“Pawai obor ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi juga wujud penghormatan kepada para pejuang yang telah mempertaruhkan jiwa dan raga demi kemerdekaan. Obor yang kita pegang menjadi simbol semangat juang yang tak pernah padam,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi pribadi yang berkualitas, produktif, dan bermanfaat bagi sesama.
“Kemerdekaan ini diraih bukan dengan mudah, tetapi dengan tetesan darah dan air mata para pahlawan. Oleh karena itu, mari kita isi kemerdekaan ini dengan semangat membangun dan terus melaju untuk Indonesia Maju,” tambah Asmar.
Bupati juga menyampaikan filosofi dari obor yang dibawa dalam pawai tersebut. Menurutnya, nyala api obor adalah simbol dari semangat yang membara dan cahaya harapan yang menerangi langkah bangsa.
“Api obor memberikan kehangatan dan terang. Ini menggambarkan semangat bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam mengisi kemerdekaan dan menjaga persatuan,” tutup Asmar.
Pawai obor ini berlangsung tertib dan meriah, menyusuri jalan-jalan utama di Kota Selatpanjang, disambut antusias oleh warga yang memadati rute pawai.
Pelepasan ditandai dengan penyalaan api obor oleh bupati kepada perwakilan Satpol PP yang memimpin barisan pawai.
Pewarta: Ahmad Yuliar












