LUBUK SIKAPING – Di era globalisasi saat ini, persaingan pasar kerja sangat ketat, untuk itu para wisudawan tidak bisa hanya berfikir untuk mencari pekerjaan, akan tetapi harus berfikir untuk membuka lapangan kerja.
Dengan terbukanya era pasar bebas, membuat persaingan pencari pekerja semakin sengit, secara umum pemetaan serapan tenaga kerja di prediksi tidak akan sebanding dengan peluang kerja yang ada.
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS ketika menghadiri Sidang Akademik STIH Yappas Lubuk Sikaping dan STIE Pasaman dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan XXXI tahun akademik 2020-2021, Kamis(4/11).
“Generasi yang saat ini sedang mengenyam pendidikan umum itu, perlu adanya usaha mempersiapkan generasi tersebut yang menyelaraskan dengan perkembangan zaman yang semakin pesat,”kata Wabup.
Tuntutlah ilmu sepanjang hayat dikandung badan, dengan tak henti-hentinya memperbanyak membaca berbagai referensi dan aplikasikanlah dalam kehidupan sehari-hari, lanjut Sabar oleh sebab itu Pemkab Pasaman, serius dan memprioritaskan kemajuan Pendidikan.
Dijelaskan, dari enam misi Pemkab Pasaman tiga diantaranya merupakan pada penguatan dunia Pendidikan di Pasaman, dengan berbagai program strategis seperti Pasaman cerdas, Pasaman berimtag dan berbudaya. Tiga misi tersebut yakni pertama meningkatkan keimanan dan ketagwaan terhadap tuhan YME, Misi kedua meningkatkan kualitas sumber daya manusia, misi ketiga mewujudkan kualitas dan kuantitas layanan dasar.
“Kegiatan Pasaman cerdas ini akan diwujudkan dengan memberikan Pendidikan gratis dua belas tahun. Gerakan seribu tahfidz dan melestarikan budaya lokal baik itu keagaaman maupun struktur adat istiadat di Pasaman”jelasnya.
Wabup berharap kepada wisudawan agar ilmu yang telah di dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi diri sendiri, keluarga dan agama serta bangsa dan negara.(Hendra)










