RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Dihantam Hujan Badai

Kondisi lantai 3 RSUD Sungai Dareh Dharmasraya usai dihantam angin kencang diserta hujan lebat.( ist )
Kondisi lantai 3 RSUD Sungai Dareh Dharmasraya usai dihantam angin kencang diserta hujan lebat.(ist)

DHARMASRAYA – Hujan lebat yang diserta angin kencang menghantam RSUD Sungai Dareh Dharmasraya, Minggu (18/5/2025) sekira pukul 18.05 WIB jelang magrib.

Angin kencang berkecepatan tinggi itu mengakibatkan kerusakan di lantai tiga Rumah Sakit plat merah tersebut.

Kusen jendela berbahan rangka baja ringan tak mampu menahan hantaman angin kencang yang disertai hujan lebat, sehingga puluhan kaca jendela pecah berantakan.

Peristiwa yang terjadi secara tiba tiba itu sempat membuat para pasien, tenaga perawat dan security panik.

Untung situasi itu cepat diatasi dan sejumlah pasien terpaksa diungsikan ke ruangan lain untuk kemanan.

Baca Juga  Majelis KI Sumbar Periksa PPID Utama Dharmasraya

Diketahui RSUD Sungai Dareh Dharmasraya dibangun di era kepemimpinan Bupati definitif pertama Dharmasraya, H. Marlon Martuah Dt Rang Kayo Muliah, perode 2005- 2010. Sempat terhenti dalam jangka waktu yang cukup lama.

Pada tahun 2017, RSUD plat merah itu kembali dilanjutkan, dan diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan pada tanggal 17 September 2020, lalu.

Kejadian tersebut dibenarkan Direktur RSUD Sungai Dareh Dharmasraya, Sartinovita. Katanya, kejadian tersebut merupakan bencana alam yang tidak bisa diprediksi.

“Kita bersyukur tidak ada korban dalam insiden tersebut,” terangnya, Senin (19/5/2025)

Menurutnya, beberap kusen jendela yang copot sudah diperbaiki dan pecahan kaca yang berserakan sudah dibersihkan oleh petugas kebersihan.

Baca Juga  Karena Narkoba, Dua Pria di Dharmasraya Ditangkap Polisi

“Alhamdulillah pelayanan di RSUD Sungai Dareh tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu masyarakat berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan kualitas bangunan, terutama untuk mengantispasi kejadian serupa agar tidak terulang lagi.

“Dibandingkan dengan RSUD yang lama, bangunan serta ruangan inap RSUD yang baru sangat bagus. Hanya saja kekokohan perlu diperhatikan. Yang namanya bencana tidak bisa diprediksi dan tidak ada yang menginginkan. Semoga ada hikmah dibalik kejadian ini,” ucap Yen singkat. (roni)