Roro Selatpanjang-Buton Jalan, Penambahan Jadwal Tunggu SK Gubri

SELATPANJANG – Setelah selesai ngedock dan perbaikan, Kapal roll on roll of (roro) KMP Tirus akhirnya jalan kembali untuk melayani rute Insit (Selatpanjang) – Mengkapan (Tanjung Buton), Insit – Dumai dan Insit – Pecah Buyung (Bantar). Walaupun sudah jalan, masih mengikuti jadwal lama.

Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti mengaku sudah mengusulkan penambahan jadwal keberangkatan Insit-Mengkapan. Namun masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau.

Seperti yang diakui Kabid Prasarana dan Keselamatan, Hasrizal yang dikonfirmasi, Kamis (23/10/2025). Ia mengatakan untuk saat ini KMP Tirus sudah jalan lagi pasca masuk dock untuk perbaikan.

Baca Juga  Meranti Belum Ada BNK Untuk Rehab, Polres Kerjasama Dengan BNK Pelalawan

“Terkait rencana penambahan jadwal, masih menunggu penetapan SK lintasan dari Gubri. Untuk sementara masih ikut jadwal lama,” kata Hasrizal.

Lebih jauh, pejabat yang akrab disapa Aldo ini merincikan KMP Tirus melayani penyeberangan dari Insit-Dumai dengan durasi dua kali sepekan yakni kebarangkatan setiap rabu dan sabtu. Untuk jadwal Insit-Kampung Balak-Mengkapan sekali sepakan yakni Senin dan Insit-Pecah Buyung (Bantar) dua kali sepekan yaitu rabu dan sabtu.

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan penambahan jadwal roro dari Insit-Mengkapan, melalui surat bernomor 500.11/DISHUB/V/2025/260, Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti mengajukan permohonan kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Pekanbaru untuk bisa menambah jadwal keberangkatan kapal roro (roll on roll of) Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tirus dari Pelabuhan Insit (Kepulauan Meranti) ke Pelabuhan Mengkapan (Tanjung Buton, Siak.

Baca Juga  DPRD Desak PT NSP Tuntaskan Kewajiban Tanaman Kehidupan untuk Masyarakat

“Mengingat intensitas penggunaan roro oleh masyarakat dari Insit ke Mengkapan meningkat tajam sejak jalur ini dibuka, sehingga kita mengajukan untuk dilakukan evalausi dan revisi. Kita sudah surati pihak BPTD agar bisa ditingkatkan menjadi tiga kali sepekan,” ungkap Aldo. ***