Ringankan Derita Korban Kebakaran, Anggota DPRD Padang Muhidi Antarkan Bantuan

  • Whatsapp
Anggota DPRD Padang Muhidi serahkan bantuan untuk korban kebakaran di Jalan Abdul Muis, Jati Baru.

PADANG – Rasa sedih Yurnalis, korban kebakaran sejenak terlipur setelah anggota DPRD Padang Muhidi mengantarkan sejumlah bantuan kebutuhan harian bagi korban kebakaran, Minggu (4/4).

Yurnalis merupakan satu dari enam kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Jalan Abdul Muis, Jati Baru Padang yang terjadi Jumat (2/4) kemarin.

Bacaan Lainnya

Enam rumah dan toko terbakar hebat pagi Jumat. Sebanyak 45 orang penghuni kini hanya berharap uluran tangan.

“Tidak ada yang tersisa. Semuanya terbakar habis, pakaian pun hanya yang melekat di badan,” kata warga RT02/RW V Jati Baru.

Bantuan itu berupa 60 kg beras, enam kardus mie instan, 12 papan telur, gula, teh dan minyak goreng untuk enam KK.

“Mudah-mudahan bisa meringankan derita para korban,” kata Muhidi saat menyerahkan bantuan.

Anggota DPRD Padang Muhidi bersama BPBD dan KSB di tengah puing sisa kebakaran.

Tak hanya itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera itu bahkan spontan merogoh dompetnya untuk pembeli makan siang para korban.

Penyerahan bantuan dilakukan di Posko Bencana dekat Masjid Furqan, disaksikan personil BPBD, Komunitas Siaga Bencana dan warga lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhidi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana termasuk kebakaran.

“Saat ini cuaca tidak menentu, kadang panas, tiba-tiba hujan serta angin kencang. Maka kita minta warga tetap waspada,” ujarnya.

Termasuk jaringan listrik di rumah. “Kabel-kabel sambungan, colokan dan jaringan kalau bisa periksa rutin kalau ada yang digigit tikus,” lanjutnya.

Anggota DPRD Padang Muhidi antarkan bantuan untuk korban kebakaran di Jalan Abdul Muis, Jati Baru.

Begitu juga dengan kompor gas. Pastikan slangnya terpasang dengan benar dan tidak ada kebocoran.

“Selalu perhatikan, kompor benar-benar mati sebelum ditinggalkan usai memasak berbuka atau sahur, agar tidak terjadi kebakaran,” katanya.

Sementara kepada pemerintah, dia berharap agar pemerintah hadir saat warga tertimpa musibah.

Pemerintahan kelurahan, kecamatan terutama Dinas Sosial selalu mengontrol korban bencana sehingga masyarakat merasakan keberadaan pemerintah.

“Memang pemerintah bekerja sesuai prosedur, tapi jangan sampai warga terabaikan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, ekonomi semakin sulit. Berikan kegembiraan pada warga terlebih menjelang Ramadan ini,” pungkasnya. (benk)

Pos terkait