Ringankan Beban Zahwa, Tim PSRMB UM Sumatera Barat Tembus Kapur IX untuk Asesmen Korban Kebakaran

Ringankan Beban Zahwa, Tim PSRMB UM Sumatera Barat Tembus Kapur IX untuk Asesmen Korban Kebakaran
Ringankan Beban Zahwa, Tim PSRMB UM Sumatera Barat Tembus Kapur IX untuk Asesmen Korban Kebakaran

​LIMA PULUH KOTA – Duka mendalam menyelimuti keluarga Zahwa, mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat akibat rumah tempat tinggalnya luluh lantak di amuk si jago merah pada Minggu (7/6/2026) lalu.

​Merespons cepat musibah tersebut, Tim Pusat Studi dan Respon Manajemen Bencana (PSRMB) UM Sumatera Barat langsung turun ke lapangan. Pada Kamis (12/6/2026), tim menempuh perjalanan menuju lokasi reruntuhan rumah korban di Jorong Sialang Atas Baru, Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota.

​Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah aksi nyata untuk melakukan asesmen awal, mengamati kondisi pasca pandemi kebakaran, serta mendata kebutuhan mendesak keluarga korban guna menyusun skema bantuan yang tepat sasaran.

​Delegasi PSRMB UM Sumatera Barat dipimpin langsung oleh sang Direktur, Moch Abdi, S.E., M.M. Ia didampingi oleh tim ahli yang bergerak cepat melakukan observasi, antara lain:
​Ns. Yasherly Bachri, S.Kep., M.Kep. (Wakil Ketua Divisi Database, Penelitian dan Pengembangan) Ir. Zuheldi, S.T., M.T. (Ketua Divisi Profiling dan Mitigasi Bencana) Afrizon, SST.Par. (Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi)

Baca Juga  DPRD Dukung Bupati Safaruddin Bagi-bagi Kartu BPJS Gratis

​Di lokasi, tim disambut langsung oleh Zahwa, kedua orang tuanya, serta sang kakek yang akrab disapa Datuk. Gurat kesedihan masih tampak, namun kehadiran civitas akademika kampus menghadirkan secercah harapan baru.

​”Kami hadir sebagai bentuk empati dan duka mendalam. Sebagai bagian dari keluarga besar UM Sumatera Barat, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa yang sedang tertimpa musibah tidak berjalan sendirian. Survei ini penting agar bantuan ke depan benar-benar sesuai dengan kebutuhan paling mendesak mereka,” ujar Moch Abdi.

​Moch Abdi juga menegaskan bahwa kampus berkomitmen penuh membantu proses pemulihan (recovery) psikologis maupun material agar Zahwa tidak patah semangat dalam mengejar impian akademisnya.
​
​Kehadiran tim PSRMB memicu keharuan mendalam bagi keluarga korban. Sang kakek, Datuk, menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh universitas tempat cucunya menimba ilmu.

Baca Juga  MKKS SMP Kabupaten Solok Bantu Korban Banjir Limapuluh Kota

​”Kami sangat berterima kasih atas kedatangan dan perhatian dari pihak kampus UM Sumatera Barat. Kehadiran tim ke rumah kami memberikan semangat dan harapan baru di tengah kondisi yang sulit ini,” ungkap Datuk dengan nada bergetar.

​Zahwa sendiri mengaku tidak menyangka bahwa kampusnya akan memberikan perhatian sebesar ini.

​”Saya benar-benar terharu dan tidak menyangka. Terima kasih kepada UM Sumatera Barat dan semua pihak yang telah peduli. Dukungan ini menjadi motivasi terbesar bagi saya untuk tetap kuat dan terus melanjutkan kuliah,” tutur Zahwa.

​Beban yang dipikul Zahwa dan keluarga tentu tidak mudah. Untuk meringankan duka mereka, UM Sumatera Barat juga membuka dompet kepedulian bagi siapapun yang ingin berbagi kasih.

​Bagi Anda yang ingin menyalurkan bantuan, donasi dapat dikirimkan melalui saluran resmi Bank BRI Norek : 066901007095533
Atas nama : Nazia Putri Anika (Bendahara Fekon UM Sumbar.

(Gindo)