Ribuan Pelajar di Batusangkar Laksanakan Shalat Istisqa di Lapangan Cindua Mato

Kepala SMA 1 Batusangkar Mulyono usai Shalat Istisqa'. (yusnaldi)

Batusangkar – Ribuan pelajar di Batusangkar memadati lapangan Cindue Mato untuk mengikuti Shalat Istisqa, Jumat (25/7).

Shalat minta hujan yang dipelopori pengurus OSIS 1 Batusangkar menghadirkan tiga sekolah, yakni SMA 1 Batusangkar, MTsN 6 Tanah Datar dan MTsM Batusangkar.

Dalam khutbahnya Ustadz H. Arief Zunzul Maisal mengatakan saat ini merupakan saat yang tepat untuk mohon ampunan Allah, SWT. dari perbuatan dosa dan maksiat yang dilakukan manusia.

“Perbuatan maksiat dan mudahnya orang meninggal shalat merupakan kondisi yang biasa terjadi hari ini. Makanya, Allah, SWT. menahan hujan turun,” kata Ustadz.

Makanya, ia mengajak seluruh umat menyadari dosa dan kesalahannya dengan melaksanakan shalat dan bertaubat.

Menurutnya, panas matahari yang terjadi saat shalat tersebut biasa dinikmati petani dan kulit lainnya, yang dinikmati orangtua siswa.

Baca Juga  Sudah 88 Kasus Positif Covid-19, Tanah Datar Masuk Zona Orange

“Makanya, semua harus harus sayang dan patuh pada orangtuanya dengan melaksanakan shalat yang baik,” ucapnya.

Kepala SMA 1 Batusangkar Mulyono mengatakan pelaksanaan Shalat Istisqa’ diikuti dua ribuan siswa-siswi, majelis guru, dan staf tata usaha yang berjalan begitu khidmat pada hari Jumat yang berkah ini.

“Jemaah dari siswa, guru dan staf tata usaha SMAN 1 Batusangkar ditambah dari siswa MTsN, yang berjumlah 2.000 orang mengikuti dan ikut bermunajat, memohon agar hujan segera turun. Di harapkan dalam jangka waktu dekat hujan turun,” kata Mulyono.

Diutarakan, pelaksanaan Shalat Istisqa’ ini merupakan permintaan dari OSIS SMAN 1 dan kita langsung setuju dan apresiasi, apalagi siswa kita banyak orang tuanya yang petani dan lahan pertaniannya sudah pada kekeringan.

Baca Juga  Ratusan Jemaah Shalat Istisqa di Lapangan Merdeka Kota Solok

“Pelaksanaan Shalat Istisqa’ sebagai edukasi bagi siswa dalam mempraktekkan langsung tata cara Shalat Istisqa’ dan berdoa kepada Allah SWT untuk meminta hujan,” ujarnya.

Sementara, Ketua OSIS SMAN 1 Batusangkar Reyvo menambahkan akibat dari kemarau panjang yang melanda wilayah Tanah Datar, maka kita dari SMA 1 Batusangkar ikut melaksanakan Shalat Istisqa’ agar minta turun hujan pada Allah, SWT.

“Akibat dari kemarau panjang ini berakibat kekeringan dan terjadinya kebakaran lahan. Semoga dengan Shalat Istisqa’ ini, doa kita diijabah oleh Allah, SWT dan hujan segera turun,” katanya. (ydi)