Padang  

Reses I 2026, Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Serap Aspirasi Insan Sepak Bola

PADANG – Kebangkitan sepak bola Kota Padang memerlukan fondasi pembinaan yang kuat dan berkesinambungan agar mampu melahirkan generasi atlet berprestasi. Semangat tersebut mengemuka dalam agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026/2027 yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, S.H., di Ballroom Palanta Wali Kota Padang, Jalan A. Yani, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan jemput aspirasi yang difokuskan bagi insan olahraga ini menjadi wadah diskusi strategis antara wakil rakyat dengan pengelola Sekolah Sepak Bola (SSB), atlet, pelatih, hingga official se-Kota Padang. Melalui forum ini, para pelaku sepak bola menyampaikan berbagai kendala lapangan sekaligus merumuskan solusi bersama demi memajukan iklim olahraga di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Mastilizal Aye menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formalitas tahunan, melainkan momen krusial untuk mendengarkan langsung dinamika serta kebutuhan para pegiat olahraga di tingkat tapak. Menurut Politisi Partai Gerindra ini, cabang olahraga sepak bola memiliki peran sentral dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama tim, sekaligus menjadi benteng efektif mencegah kenakalan remaja.

Baca Juga  Kejar Capaian Vaksinasi, Binda Sumbar Gempur Dua Kabupaten

Ia menilai potensi talenta muda di Kota Padang sangat melimpah dan tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa arah. Oleh karena itu, perhatian terhadap keberlanjutan SSB, peningkatan lisensi serta kualitas pelatih, hingga jaminan kesejahteraan atlet-atlet muda harus menjadi prioritas bersama antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Aye menyoroti pentingnya pembinaan usia dini sebagai pilar utama untuk mengembalikan kejayaan sepak bola daerah ke kancah nasional. Ia menekankan bahwa pencapaian prestasi tidak dapat dicapai secara instan, melainkan harus ditempuh melalui proses latihan yang konsisten sejak dari lapangan-lapangan kecil tempat anak-anak memulai mimpinya.

Tingginya antusiasme pengelola SSB, atlet, dan jajaran pelatih yang hadir dalam kegiatan reses tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga si kulit racik masih sangat tinggi. Kondisi ini membutuhkan ruang pembinaan yang lebih serius, terstruktur, serta didukung oleh regulasi dan anggaran daerah yang memadai.

Baca Juga  Satpol PP Padang akan Tertibkan Nama-nama Kafe yang Kurang Pantas

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan ekosistem olahraga. Pihaknya siap bersinergi dengan DPRD, klub, dan SSB guna menyelaraskan program kerja demi menciptakan iklim kompetisi usia dini yang sehat dan berkualitas.

Pertemuan interaktif ini diharapkan tidak berhenti sebatas penampungan aspirasi, melainkan menjadi titik balik konsolidasi untuk membangun tata kelola sepak bola Padang yang lebih modern. Sinergi antara eksekutif, legislatif, dan insan sepak bola meletakkan dasar bagi lahirnya bintang-bintang baru yang kelak mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (benk)