Rakerwil Tetap Lanjut, Agenda Libatkan Banyak Orang Ditiadakan

  • Bagikan
Sekretaris Komwi I Apeksi, Azwan foto bareng dengan Walikota Pariaman, Genius Umar dan Panpel Apeksi. (kominfo)

PARIAMAN – Sekretaris Komwil I Apeksi, Azwan mengatakan penyelenggaraan Rakerwil I Apeksi di Kota Pariaman  tetap dijalankan, namun ada sejumlah agenda yang melibatkan banyak orang terpaksa ditiadakan. Hal ini merujuk arahan Prediden RI dan Prosedur Tetap (Protap) tentang salah satu penanganan virus corona yang saat ini sedang mewabah.

“Kita tetap melaksanakan Rakerwil I Apeksi ini, tapi dengan catatan kegiatan yang melibatkan keramaian ditiadakan. Selanjutnya panitia mesti mengikuti protap penanggulangan penyebaran dari COVID-19 yang telah menjadi Pandemi ini,” ujarnya .Ada beberapa hal yang harus disiapkan oleh panitia, mulai dari penyemprotan disinfektan, penyediaan hand sanitizer, dan menghindari kontak tubuh, dengan tidak bersalaman seperti biasa, tetapi mengganti salaman dengan cara lain.

“Untuk rapat-rapat nanti, kita juga mengatur agar tempat duduk, tidak terlalu berdekatan, sehingga tidak saling bersinggungan, dan juga mempercepat pelaksanaan rapat, supaya tidak lama waktu untuk berkumpul bersama dalam satu ruangan, ini sebagai antisipasi kita mencegah penyebaran virus corona,” tuturnya.

Walikota Pariaman Genius Umar, mengapresiasi sikap Komwil I Apeksi dengan tetap melanjutkan kegiatan Rakerwil I Apeksi Tahun 2020 di Kota Pariaman ini.

“Kita memaklumi atas apa yang menjadi rekomendasi dari Komwil I Apeksi ini, dan kita akan melaksanakan semua arahan tersebut, sehingga acara Rakerwil I Apeksi di Kota Pariaman ini, dapat berjalan dengan semestinya,” tukasnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Rakerwil I Apeksi Tahun 2020 di Kota Pariaman, yang juga Inspektur Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan seluruh instruksi yang diberikan oleh Komwil I Apeksi ini.

“Kita akan jalankan seluruh arahan ini, dan untuk kegiatan yang melibatkan banyak kerumunan dan keramaian akan kita batalkan, seperti penampilan 1000 Tari Indang, Pawai Budaya dan Pentas Seni. telah kita batalkan,” ungkapnya. (agus)

  • Bagikan