PADANG – Ketua Tanfidziah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat Prof Ganefri mendukung penuh KH Said Aqil Siradj untuk kembali memimpin PBNU lima tahun kedepan. PWNU Sumbar mendorong KH Said Aqil agar maju dan terpilih kembali dalam Muktamar NU pada 22 Oktober mendatang.
Hal itu dikatakan saat pelantikan Pengurus PWNU Sumbar masa khidmat 2020-2025, Sabtu (29/2) di auditorium Gubernuran Sumbar yang dilantik langsung Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj.
“Hingga saat ini, kami belum melihat sosok yang lebih pantas dan piawai dalam membesarkan NU selain KH Said Aqil Siradj. Untuk itu kita mendukung beliau untuk maju dan terpilih kembali di Muktamar mendatang,” kata Ganefri.
Disamping itu, Ganefri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah mewakafkan diri untuk membesarkan Nahdlatul Ulama di Sumatera Barat
“Saya juga mengucapkan terima kasih karena telah menunjuk saya sebagai ketua, walaupun saya bukan kader terbaik,” kata Rektor Universitas Negeri Padang itu.
Ganefri mengatakan jamaah Nahdlatul Ulama sudah tersebar luas di Sumbar namun belum maksimal dalam menggalang kekuatan dan ini menjadi tugas pengurus PWNU Sumbar ke depan.
Ia berharap kepada Gubernur Sumbar agar mengawal pembangunan Kantor NU Sumbar.
Menurut dia pembangunan kantor ini akan menjadi kenangan manis jelang berakhirnya jabatan gubernur yang tinggal sekitar satu tahun lagi.
“Semoga gubernur terus mengawal hingga akhir jabatannya,” katanya.
Dia mengatakan PWNU Sumbar akan melakukan pengembangan bidang perekonomian.
Menurut dia saat ini juga telah diinformasikan dari NU pusat akan adanya bantuan ekonomi di wilayah maupun cabang.
Selain itu saat ini juga memiliki Universitas Nahdlatul Ulama, universitas ini akan terus dikembangkan menjadi lebih besar dan bisa bergandeng dengan Universitas Negeri Padang.
“Saya mewakili pengurus cabang memohon agar bisa memimpin dan membesarkan NU di Sumbar, jika saya berbuat salah maka ingatkan lah saya,” katanya.
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengucapkan selamat harlah kepada NU yang ke-94. Ia mendoakan NU semakin matang dan mandiri secara organisasi.
“Semoga NU semakin mandiri ke depannya. Selamat juga kepada pengurus yang baru dilantik,” katanya.
Dia mengatakan di wilayah Sumbar memiliki banyak jamaah NU, namun belum banyak secara jam’iyyah.
Hal ini dapat dilihat berdasarkan survei. Ketika melakukan perjalanan ke berbagai daerah saat safari Ramadhan, banyak ditemukan masyarakat yang melakukan ibadah dengan pendekatan cara ibadah NU.
“Ini fakta bahwa NU banyak di Sumbar, semakin solid dan kuat semakin kuat juga kami sebagai pemerintah, sudah mendarah daging NU di Sumbar,” katanya.
Menurutnya NU memiliki pemahaman dengan melakukan pendekatan kepada pemerintah. Siapa saja yang menjadi pemimpin pemerintahan maka itulah didukung.
“NU selalu bersama pemerintah, mendukung pemerintah, tidak perlu diragukan lagi,” katanya.
Dalam kesempatan ini Ketua PBNU juga mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk membesarkan NU di sumbar. “Kita yakin, NU akan semakin mendapat tempat di tengah masyarakat Sumbar,” katanya.(bambang)












