Puskesmas Kurai Taji Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio kepada Bidan Desa

Pariaman – UPTD Puskesmas Kurai Taji Adakan Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio kepada Bidan Desa. Sosialisasi ini yang dibuka Plt. Kepala UPTD Puskesmas Kurai Taji, Melia Roza, didampingi penanggung jawab imunisasi Sri Soemaryanti, di aula Puskesmas Kurai Taji, Selasa (9/7).

Melia Roza, mengungkapkan bahwa dengan terjadinya pandemi COVID-19 mengakibatkan pelaksanaan imunisasi rutin tidak dapat berjalan optimal. Data beberapa tahun terakhir menunjukkan terjadinya penurunan cakupan imunisasi rutin yang cukup signifikan, termasuk imunisasi polio yaitu Oral Polio Vaccine (OPV) dan Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV).

“ Hal ini menyebabkan jumlah anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap sesuai usia semakin bertambah banyak, dan ini harus kita upayakan lagi untuk memberikan imunisasi lengkap terhadap Balita demi meningkatkan daya tahan tumbuh kembang balita dan anak,” sebutnya.

Untuk itu, dilaksanakan upaya berupa kegiatan pemberian imunisasi tambahan tetes polio massal yang dinamakan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) untuk seluruh wilayah Indonesia.

“ Polio tidak bisa diobati, namun sangat mudah dicegah dengan imunisasi polio. Anak usia 0-7 tahun harus mendapat imunisasi tetes Polio sebanyak dua kali dengan jarak minimal satu bulan agar mendapat kekebalan optimal terhadap virus Polio dan terhindar dari kelumpuhan permanen,” tambahnya lagi.

Pelaksanaan PIN Polio ini akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 29 Juli 2024 untuk putaran pertama dengan sasaran imunisasi PIN Polio adalah bayi, Balita, dan anak usia sekolah 6-7 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kurai Taji. (agus)