PTP Nonpetikemas Sukses Gerakkan Logistik untuk Pertumbuhan Ekonomi

 

Padang – PTP Nonpetikemas terus menunjukkan kinerja terbaiknya, dalam menggerakkan logistik untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai perusahaan yang sudah bertekad menjadi gerbang logistik utama di seluruh wilayah operasionalnya, dibuktikan dengan pelayanan prima untuk semua mitra bisnis.

Tekad itu baru-baru ini dibuktikan oleh PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur Sumatera Barat (Sumbar) melalui layanan muat MT. Southern Anoa. Kapal dengan panjang (LOA) 146 meter dan bobot 11.863 GT tersebut terpantau bersandar dengan aman di Dermaga Khusus Curah (DKC) 1 Gaung, Pelabuhan Teluk Bayur Padang.

Kapal berbendera Liberia yang dinakhodai oleh Capt. Diana Jigger ini direncanakan membawa muatan total sebesar 18.000 ton produk turunan kelapa sawit, yang terdiri dari 4.300 ton RBDPO (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil), 5.000 ton ROL (Refined, Bleached, and Deodorized Olein), dan 8.700 ton RBDPS (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Stearin).

Kunjungan kapal tujuan ekspor ke Port Qasim, Pakistan ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur dalam memfasilitasi arus komoditas unggulan Sumbar guna mendukung peningkatan perekonomian dan ekspor nasional.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, Fauzi, menyatakan bahwa perusahaan terus berupaya memberikan dukungan maksimal bagi distribusi barang, baik untuk kebutuhan ekspor dalam rangka meningkatkan devisa negara maupun impor untuk menjaga ketersediaan pasokan barang di dalam negeri.

“PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur berkomitmen penuh dalam mendukung distribusi dari dan ke Sumbar. Saat ini, langkah strategis terbaru kami fokuskan pada Optimalisasi DKC 2 Gaung. Hal ini dilakukan guna merespons peningkatan volume produksi, seiring dengan beroperasinya pabrik refinery kedua milik PT Padang Raya Cakrawala,” ujarnya.

Dengan optimalisasi infrastruktur dan layanan yang prima, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur optimis dapat terus menjadi mitra strategis bagi pelaku industri di Sumbar dalam mempercepat arus logistik nasional. Saat ini pelayanan jasa kepelabuhanan dapat diajukan oleh pengguna jasa PTP  Nonpetikemassecara online melalui Intergrated Billing System (IBS), sehingga dengan adanya digitalisasi  ini pengajuan layanan tidak memerlukan tatap muka.

Baca Juga  Libur Idul Adha, 13 Ribu Tempat Duduk KA Masih Tersedia di Sumbar 

IBS terintegrasi langsung dengan Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOSM), sehingga pengguna jasa dapat memonitor posisi layanan dari awal sampai dengan akhir kegiatan. Selain itu PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur juga telah mendukung penggunaan teknologi ramah lingkungan dengan implementasi elektrifikasi alat bongkar muat utama berupa tiga unit Gantry Jib Crane.

Dengan optimalisasi infrastruktur dan layanan yang prima, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur optimis dapat terus menjadi mitra strategis bagi pelaku industri di Sumbar dalam mempercepat arus logistik nasional.

Selain itu, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur juga telah mendukung penggunaan teknologi ramah lingkungan dengan implementasi elektrifikasi alat bongkar muat utama berupa tiga unit Gantry Jib Crane.

Komitmen PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur juga tercermin dari catatan performa perusahaan yang terus melampaui target. Pada tahun 2025, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencatatkan realisasi throughput sebesar 5,79 juta ton (97% dari target RKAP), capaian sedikit di bawah target ini tidak lepas dari adanya musibah banjir bandang di Sumatera Barat pada akhir Tahun 2025 dimana jalur logistik darat dari hinterland sempat terputus.

Namun pada awal Tahun 2026, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencatat kinerja positif dimana hingga Triwulan I Tahun 2026, capaian throughput telah menyentuh 1,51 juta ton atau 118,69% di atas target RKAP dan apabila dibandingkan dengan capaian throughput Triwulan I Tahun 2025 hanya sebesar 1,36 juta ton, terdapat kenaikan volume sebesar 11,03%.

Fauzi mengatakan, dalam mendukung aktivitas operasional, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur
menyediakan layanan bongkar muat untuk berbagai jenis kargo seperti curah cair, curah kering, bag cargo, dan general cargo. Komoditas utama yang dilayani antara lain CPO, cangkang sawit, semen, batubara, pupuk, hingga kargo proyek.

Didukung dengan infrastruktur pelabuhan yang memadai, termasuk dermaga sepanjang 852,5 meterserta area penumpukan dan pergudangan yang luas, terminal ini mampu menunjang kelancaran arus barang secara
efisien dan andal.

Baca Juga  80-an Unit Bangunan Rusak Diterjang Angin Ribut di Tanah Datar

Kinerja Solid

Kinerja operasional PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur pada tahun 2025 menunjukkan capaian yang solid, dengan realisasi throughput sebesar 5,79 juta ton dengan distribusi 3,1 juta ton curah cair, 1,9 juta ton curah kering, 62 ribu ton general cargo, 657 ribu ton bag cargo.

Dari sisi kinerja keuangan, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencatat pendapatan usaha sebesar Rp91,44 miliar atau 110,25% dari target RKAP, dengan laba usaha sebesar Rp32,19 miliar.

Sedangkan sampai dengan Triwulan I Tahun 2026 capaian throughput PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur sebesar 1,51 juta ton atau 118,69% dari target RKAP dan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp23,90 miliar atau 122,61% dari target RKAP, dengan laba usaha sebesar Rp10,56 miliar.

Pencapaian gemilang juga ditorehkan dalam aspek produktivitas operasional, PTP onpetikemas Cabang Teluk Bayur mencatatkan kinerja unggul dengan capaian Ton Ship Day (TSD) tertinggi pada segmen curah cair di lingkungan PTP Nonpetikemas 5.132 T/S/D.

Capaian ini menjadi bukti nyata telah berjalannya upaya peningkatan kinerja bongkar muat yang tinggi serta optimalisasi operasional dalam mendukung percepatan arus logistik.

“Kinerja positif ini menjadi cerminan dari meningkatnya kepercayaan pengguna jasa serta sinergi yang kuat antara perusahaan dan seluruh stakeholder dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan,” ujar Fauzi.

Wilayah kerja PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencakup distribusi logistik untuk wilayah Sumbar dan sekitarnya. Hal ini gura, yang didukung oleh potensi komoditas unggulan daerah, pertumbuhan hinterland serta konektivitas logistik yang terus berkembang.

Dan sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur juga secara aktif melaksanakan customer visit (kunjungan pelanggan). Inisiatif ini bertujuan untuk memahami kebutuhan pengguna jasa serta memperkuat hubungan kemitraan jangka panjang yang pada akhirnya berkontribusi dalam pertumbuhan volume kargo yang berkelanjutan. (Hendri)