Padang  

PT Semen Padang Dorong Maggot BSF Jadi Solusi Pakan Murah Peternak dan Pembudidaya Ikan Padayo

PADANG – Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang dipersiapkan PT Semen Padang di Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, diarahkan menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat menekan biaya pakan ternak dan ikan.

Potensi tersebut menjadi salah satu materi dalam sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik yang digelar Selasa (15/9/2026). Kegiatan diikuti kelompok masyarakat yang selama ini bergerak di bidang pertanian, peternakan, dan budidaya ikan.

Tokoh masyarakat Padayo, Majik, mengatakan pengetahuan tentang maggot memberikan perspektif baru bagi warga. Menurutnya, masyarakat baru memahami bahwa larva BSF tidak hanya berkaitan dengan pengolahan sampah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Ia menilai budidaya maggot sangat relevan dengan kondisi Padayo. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani, peternak, dan pembudidaya ikan sehingga hasil maggot dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi yang sudah berjalan.

Baca Juga  Semen Padang Dorong Dampak Sosial Positif Lewat Dana Rp180 Juta untuk Forum Nagari Indarung

Majik berharap pengembangan budidaya tersebut dapat segera direalisasikan. Dengan ketersediaan maggot, peternak dan pembudidaya ikan diharapkan memiliki alternatif pakan sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada pakan komersial.

Dosen Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas Dr. Resti Rahayu menjelaskan, maggot BSF memiliki berbagai manfaat dan dapat menghasilkan produk turunan. Selain larva segar, budidaya BSF juga menghasilkan kasgot yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian.

Ketua Asosiasi Maggot Kota Padang (Agodang) Andi Ilham mengatakan pengembangan maggot dapat diintegrasikan dengan usaha ternak dan pertanian. Ia juga menyampaikan pengalaman pemanfaatan kasgot pada lahan padi di kawasan Ngalau, Batu Gadang.

Baca Juga  UPZ BAZNAS Semen Padang Bantu Balita Spina Bifida, Antoni Saputra: Ini Dukungan untuk Masa Depan HNR

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan kondisi sosial ekonomi masyarakat Padayo menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menyiapkan program tersebut. Masyarakat yang berprofesi sebagai peternak dan peladang dinilai dapat memperoleh manfaat langsung dari keberadaan sentra maggot.

PT Semen Padang merancang sentra tersebut bukan hanya sebagai lokasi produksi, tetapi juga sebagai sarana edukasi. Melalui konsep terintegrasi, maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan, sementara kasgot dikembalikan ke lahan pertanian sebagai pupuk organik.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan program tersebut diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat melalui keterlibatan berbagai pihak. Kolaborasi menjadi bagian penting agar pengembangan maggot dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. (*)