PT BRM Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Tanah Datar dan Solok

Tim Relawan PT BRM bersama pihak Polri membersihkan material pasca bencana.

PULAU PUNJUNG – Siklon Tropis Senyar yang memicu cuaca ekstrem di Sumatera beberapa waktu lalu masih menyisakan duka hingga saat ini. Tercatat 16 kabupaten/kota yang berada di Sumatera Barat terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. Guguak Malalo, Nagari yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, salah satunya. Puluhan rumah luluh lantak akibat tersapu banjir yang juga membawa material lumpur, batu, bahkan kayu.

Dalam satu pekan banjir yang membawa material lumpur dan batu atau yang oleh masyarakat lokal sebut galodo terjadi sampai dua kali. Yakni Selasa (24/11/ 2025) sekitar pukul 23:30 dan kemudian pada Jumat (28/11/2025 ) sekitar pukul 12:20.

Ribuan warga Nagari Guguak Malalo yang terdiri dari tiga Jorong yakni Jorong Padang Laweh, Malalo dan Muaro Ambius bahkan sempat terisolir kala itu, karena jalan satu satunya ke Desa lain terputus, kisah Masnaidi, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga  Buya Al- Amin Minta Masyarakat Cerdas Pilih Pemimpin

Lalu bantuan mulai berdatangan mulai dari BPBD, TNI/Polri, dan relawan. Salah satunya berasal dari PT Bukit Raya Mudisa (BRM).

PT BRM yang beroperasi di Dharmasraya, Sijunjung dan Solok Selatan mengirimkan 10 orang tim lengkap dengan perlengkapan mesin mark 3 dan mini striker serta satu unit alat berat untuk membantu membersihan rumah dan fasilitas umum yang terdampak banjir.

Endry Wahyudi, humas sekaligus komandan tim PT BRM yang turun langsung menuturkan,  lebih dari 70 rumah dan fasilitas umum telah berhasil dibersihkan dari material lumpur di Nagari Guguak Malalo, Kabupaten Tanah Datar dan Nagari Paninggahan Kabupaten Solok sejak 2 hingga 14 Desember 2025.

Selain itu, PT BRM juga memberikan bantuan Sembako kepada warga di Nagari Guguak Malalo berupa 200 dus mi instan, sarden ukuran besar 200 kaleng, dan satu ton beras.

Baca Juga  Kaum Pasukuan Pisang Sabaleh Jorong Gantiang Nagari Singgalang Gelar Silaturahmi

“Tanggal 14 Desember kami mohon pamit kembali ke base di Dharmasraya. Kami berharap agar apa yang perusahaan dan karyawan PT BRM berikan dapat meringankan beban saudara-saudara kami yang sedang dilanda musibah,” Endry, Senin (15/11/2025).

Sementara itu Masnaini, tokoh masyarakat Guguak Malalo yang juga pengurus Ikatan Keluarga Malalo (Ikmal) mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada PT BRM dan tim yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Guguak Malalo dan Paninggahan.

” Kami mengucapkan terimakasih kepada perusahaan, atas bantuannya kepada warga kami. Padahal sebelumnya kami bahkan tidak tau, apalagi kenal dengan perusahaan yang membantu. Namum karena panggilan kemanusiaan jauh-jauh datang untuk membantu dan meringankan beban kami. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kesejahteraan kepada perusahaan dan karyawannya,” pungkas Masnaidi ( roni )

Tim Relawan PT BRM bersama pihak Polri membersihkan material pasca bencana.