PSU Disebut KPU Payakumbuh Dalam Sosialisasi Pilkada 2024

Payakumbuh – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Umum Anggota DPD tahun 2024 tingkat Provinsi Sumbar, di Kota Payakumbuh menjadi isu yang dibicarakan, pasca menerima informasi dari KPU RI terkait dikabulkannya gugatan salah seorang calon anggota DPD RI Sumatera Barat, Irman Gusman oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Isu itu disampaikan Ketua KPU Kota Payakumbuh Wizri Yasir, saat membuka sosialisasi tahapan Pemilihan Serentak Nasional tahun 2024 di Kota Payakumbuh, Selasa (11/6), di salah satu hotel di kota itu. Menurutnya, pihak KPU akan segera menindaklanjuti istruksi yang diberikan KPU-RI terkait PSU itu.

“Selain PSU itu, kita juga menggelar sosialisasi terkait Pilkada serentak nasional yang akan digelar pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah agar semua tahapan bisa tersampaikan kepada seluruh masyarakat di Kota Payakumbuh, demi suksesnya Pilkada serentak atau yang akan dilaksanakan itu,” ujarnya, dihadapan 70 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur di kota itu.

Menurutnya, tahapan dari Pilkada serentak ini sebenarnya telah dimulai sejak jauh hari. Dimana tahapan Pilkada serentak dibagi kedalam dua tahapan yaitu tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan. Untuk tahapan pertama sudah dimulai sejak bulan Januari lalu, disaat persiapan Pemilu kita juga sudah mempersiapkan tahapan Pilkada atau sesuai nomenklaturnya Pemilihan serentak.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi yang menghadirkan seluruh unsur masyarakat dan stake holder ini, semoga Pilkada serentak di Kota Payakumbuh berjalan sukses. Harapan kita semua, tentu pemilihan kepala daerah di Kota Payakumbuh berjalan sukses dan melahirkan pemimpin yang diinginkan masyarakat. Kami juga berharap tingkat partisipasi pemilih meningkat dari Pemilu lalu, yang mana pada Pemilu legislatif dan president, tingkat partisipasi pemilih kita berada pada angka 79 persen. Untuk Pilkada serentak ini, kita menargetkan tingkat partisipasi pada angka di atas 80 persen,” tambahnya.

Untuk mencapai target itu, KPU berharap dorongan, semangat dan pemikiran dari berbagai unsur masyarakat. Terutama yang hadir dalam sosialisasi tahapan Pemilu yang digelar ini. ”Dalam Pilkada serentak nasional tahun 2024, tentu peran serta semua pihak sangat dibutuhkan agar targetkan partisipasi pemilih mencapai 80 persen lebih bisa diwujudkan. Sebab jika kita semua berkolaborasi, maka target bisa itu capai,” tambahnya lagi, di depan Komisaris KPU lainnya, Ihsanul Huda, Khairudin Fambo, Orisko Zulkifli dan Suci Wildanis. (bule)