Polresta Bukittinggi Dalami Kasus Perampokan Miliaran Rupiah

BUKITTINGGI-Para korban perampokan uang milik Bank Mandiri Syariah (BSM) Cabang Pembantu Aur Kuning Bukittinggi masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Bukittinggi, Selasa (5/6).

Ke tiga orang korban yakni Hendra (staf BSM), Jakfar Sinaga (security) dan Sardi (sopir) menjadi korban perampokan ketika mengantarkan uang sebesar Rp3,5 milyar ke Bank Nagari Payakumbuh.

“Saat ini ketiga korban masih dimintai keterangan sebagai saksi oleh Satreskrim Polres Bukittinggi terkait perampokan yang mereka alami, saat mengantarkan uang milik BSM ke Bank Nagari Payakumbuh,”kata Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana kepada wartawan di Mapolres Bukittinggi,Selasa (5/6).

Menurut Arly, pihak kepolisian akan berusaha untuk mengungkap kasus perampokan itu secepatnya, karena petugas terus mendalami kasus itu dengan mengorek keterangan dari korban.

Selain itu dalam menangani kasus itu pihaknya juga sudah dibantu oleh Ditreskrim Polda Sumbar dan Polres Payakumbuh.

“Kasus ini sangat menonjol karena kerugiannya sangat besar sehingga untuk menanggani kasus ini Polres Bukittinggi di backup oleh Polda Sumbar dan Polres Payakumbuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar kasus serupa tidak terulang, pihaknya juga sudah membuat surat himbauan kepada pihak perbankan supaya lebih berhati hati dan meminta pengawalan dari pihak kepolisian jika membawa uang dalam jumlah besar.