Polres Limapuluh Kota Siapkan Rekayasa Lalulintas Cegah Kepadatan Jalur Sumbar-Riau

antara

PADANG – Polres Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) menyiapkan rekayasa arus lalu-lintas demi mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026 untuk jalur Sumbar-Riau.

“Sebagai antisipasi lonjakan arus balik Lebaran di jalur Sumbar-Riau kami menyiapkan rekayasa arus lalu-lintas di kawasan Kelok Sembilan,” kata Kepala Kepala Unit Regident Satlantas Polres Limapuluh Kota Ipda Yoza Prima di Padang, Minggu.

Adapun rekayasa yang disiapkan oleh Kepolisian adalah mengalihkan arus kendaraan yang datang dari arah Sumbar menuju Riau ke jalan lama Kelok Sembilan.

Sementara itu bagi kendaraan yang datang dari arah Riau menuju Sumbar tetap melalui jembatan (Fly over) Kelok Sembilan.

Yoza menekankan rekayasa arus lalu lintas itu penting dilakukan mengingat peran Fly Over Kelok Sembilan yang menjadi penghubung arus mudik antara Sumbar dengan Riau.

Baca Juga  10.000 Ton Manggis Ranah Minang Masuk Pasar China

Setiap kendaraan yang masuk ke Sumbar dari Riau setelah melewati perbatasan provinsi, akan melalui Kelok Sembilan serta Fly Over yang memiliki panjang mencapai 943 meter.

Ia menjelaskan rekayasa pada saat arus balik Lebaran itu sengaja dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan volume kendaraan saat arus balik.

Pihaknya memperkirakan volume kendaraan pada saat arus balik akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan arus mudik, karena mobilitas arus balik cenderung dilakukan serentak.

“Mobilitas arus balik biasanya dilakukan pada waktu yang sama karena pemudik terikat pada jadwal masuk kerja, kantor, dan lainnya, akibatnya volume kendaraan menjadi lebih tinggi,” katanya yang juga menjadi Kepala Pospam Lebaran Kelok Sembilan.

Baca Juga  MTQ Tingkat Limapuluh Kota ke-39 Resmi Ditutup

Selain itu, lanjutnya, arus balik dikhawatirkan juga akan bersinggungan dengan kendaraan di objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota seperti Lembah Harau.

Ia mengatakan pada saat arus mudik kemaren Kepolisian tidak melakukan rekayasa, karena memang belum dibutuhkan mengingat kondisi arus lalu-lintas saat itu.

“Satlantas Polres Lima Puluh Kota akan terus melakukan pemantauan kondisi arus balik, jika memang sudah dibutuhkan maka rekayasa akan diterapkan,” jelasnya.

Polisi tetap mengimbau kepada para pemudik agar berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Selalu patuhi rambu-rambu dan aturan lalu lintas, jika kondisi tubuh lelah maka jangan dipaksakan untuk berkendara demi keamanan dan keselamatan,” katanya. (*/ant)