Padang  

Polda Sumbar Rangkul Eks Napiter dalam Upacara HUT RI ke-80

PADANG  – Pada upacara upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Polda Sumatera Barat merangkul mantan tindak pidana terorisme (napiter) dan kombatan mengikuti upacara HUT RI.

Bagi mereka, keikutsertaan dalam upacara ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol kebangkitan rasa kebangsaan yang tumbuh kembali setelah melalui proses panjang pembinaan dan reintegrasi sosial.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Dir Intelkam Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Dwi Mulyanto, sebanyak 56 mantan napiter dan kombatan hadir di sejumlah lokasi upacara di wilayah hukum Polda Sumbar.

Mereka tersebar di Padang, Batusangkar, Bukittinggi, hingga Tanah Datar. Di Pondok Pesantren Islam Haji Miskin, misalnya, seluruh eks kombatan yang terdata hadir lengkap—sebuah langkah maju yang dinilai sebagai bukti nyata komitmen kebangsaan.

Baca Juga  Masuk Nominator IGA 2022, Gubernur Paparkan Inovasi Unggulan Daerah

“Momentum ini menunjukkan keseriusan mereka dalam menjalani pembinaan. Tingkat kehadiran yang tinggi membuktikan bahwa semangat cinta tanah air sudah tumbuh kembali,” kata Kombes Pol. Dwi Mulyanto.

Kehadiran para mantan napiter ini juga menjadi bukti keberhasilan pendekatan persuasif yang dijalankan Polda Sumbar. Program pembinaan tidak hanya berfokus pada pencegahan, tetapi juga pada upaya merangkul kembali mereka ke tengah masyarakat dengan menanamkan narasi kebangsaan.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menegaskan pentingnya masyarakat melihat sisi positif dari perubahan ini.

Baca Juga  Positif Korona di Sumbar Naik 32 Kasus

“Mereka kini hadir sebagai bagian dari solusi, bukan lagi bagian dari masalah. Kehadiran dalam upacara kemerdekaan adalah bukti nyata bahwa nasionalisme bisa tumbuh kembali melalui pembinaan yang berkesinambungan,” ujarnya.

Keterlibatan para eks napiter dalam upacara HUT RI tahun ini pada akhirnya menjadi pesan kuat: nasionalisme tidak mengenal masa lalu. Bendera Merah Putih yang mereka hormati adalah simbol rekonsiliasi, persatuan, dan keyakinan bahwa NKRI adalah rumah bersama bagi seluruh anak bangsa. (der)