PLTA Singkarak Terus Suplai Listrik Meski Dilanda Banjir

Tim PLTA Singkarak mengarungi Sungai menuju unit pembakit listrik dan melakukan evakuasi bagi karyawan dan warga terdampak banjir dan tanah longsor. (Ist)
Tim PLTA Singkarak mengarungi Sungai menuju unit pembakit listrik dan melakukan evakuasi bagi karyawan dan warga terdampak banjir dan tanah longsor. (Ist)

BUKITTINGGI – Di tengah bencana banjir bandang yang melanda beberapa wilayah Sumatera Barat, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Singkarak mengalami dampak signifikan.

Jalan penghubung satu-satunya menuju unit pembangkit terputus akibat derasnya air sungai yang meluap, menyebabkan 13 personil PLTA terisolasi di dalam unit.

Kamis, 27 November 2025, dalam situasi yang genting, Tim Tanggap Darurat Bencana (TAGANA) dari PLN Indonesia Power segera dikerahkan.

Satu hari setelah kejadian, Tim TAGANA berhasil menyalurkan logistik kepada personil yang terjebak di dalam PLTA.

Pada hari berikutnya, upaya evakuasi berlangsung sukses dan seluruh personil yang terisolasi berhasil dikeluarkan dari lokasi tersebut.

Baca Juga  Pelanggan Belum Lunasi Rekening Listrik, PLN Terjunkan Tim Khusus Penagihan

Meskipun akses menuju pembangkit terputus, insan PLN Indonesia Power (IP) menunjukkan ketangguhan dan semangat juang yang tinggi.

Dengan menggunakan perahu karet, mereka menyeberangi sungai yang deras demi memastikan pasokan listrik tetap tersedia bagi masyarakat.

PLN IP UBP Bukittinggi menjalin kerja sama dengan Tim LA Rafting untuk melakukan penyeberangan ini menuju unit pembangkit.

Darmansyah, selaku Asisten Manajer Operasi, menyampaikan informasi terkait kondisi unit pembangkit serta langkah-langkah yang diambil selama bencana.

“Kami menyewa empat unit perahu rafting untuk transportasi para pejuang kelistrikan menyeberangi sungai. Saat ini, keempat unit pembangkit masih beroperasi normal dengan kapasitas sebesar 175 MW,” ungkap Darmansyah.

Baca Juga  Peduli Bencana Erupsi Marapi, YBM PLN Gerak Cepat Salurkan Logistik

Meskipun tantangan yang dihadapi sangat besar, termasuk risiko keselamatan dan kondisi cuaca yang tidak menentu, dedikasi para pejuang listrik ini patut diacungi jempol.

Selain fokus pada pekerjaan teknis, mereka juga memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak, membantu dalam proses evakuasi dan penyediaan kebutuhan dasar.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat, PLN Indonesia Power terus berupaya memulihkan situasi dan memastikan ketersediaan listrik bagi rakyat.

Keberhasilan dalam menghadapi situasi sulit ini menjadi contoh nyata dari dedikasi dan profesionalisme tenaga kelistrikan di Indonesia.

Penulis: Kasnadi