PLN Payakumbuh Laksanakan Vaksinasi Tahap-1

  • Bagikan
Petugas kesehaan melakukan pengecekan tensi darah

PAYAKUMBUH – Kasus konfirmasi Covid-19 di Sumatera Barat sudah termasuk kategori sangat mengkhawatirkan.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahkan melaporkan, per 30 Mei lalu, zona merah corona di Indonesia mencapai 13 kabupaten/kota, dimana Sumatra Barat menjadi provinsi dengan zona merah corona terbanyak di Indonesia yaitu 4 kabupaten/kota berstatus zona merah.

Satuan Tugas Pengamanan Covid-19 Sumbar menyampaikan sampai dengan Sabtu (19/06) ada 48.817 pasien terkonfirmasi kasus positif Covid-19 di Sumbar. 2810 diantaranya kasus aktif dan tersebar di beberapa lokasi isolasi, sementara 1120 diantaranya kasus meninggal.

Berangkat dari update kasus Covid-19 tersebut, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh inisiasi Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan Kantor PLN U3 Payakumbuh. Vaksinasi dilakukan pada Jumat (18/06) lalu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Puskesmas Tarok sebagai pelaksana medis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Manajer UP3 Payakumbuh Edy Saputra, jajaran Manajer Bagian UP3 Payakumbuh, Kepala Puskesmas Padang Tarok, Kepala Tata Usaha Puskesmas Padang Tarok, dan Kasi Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh.

Menurut Kepala Puskesmas Tarok, pelaksanaan vaksinasi di lingkungan kantor PLN Payakumbuh ini merupakan rangkaian kegiatan Vaksinasi Tahap-1 Kota Payakumbuh.

”Ini merupakan bagian dari program pemerintah provinsi dan Kota Payakumbuh, yaitu: Gebyar Serentak Vaksinasi,” lanjutnya, Jumat (18/06).

Edy Saputra berharap pelaksanaan vaksinasi ini dapat menekan mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumbar, di Kota Payakumbuh pada khususnya.

”Semua pegawai dan Tenaga Ahli Daya (TAD) kita upayakan tuntas vaksinasi Covid-19 tahap-I hari ini. Ini upaya kami mendukung pemerintah memutus penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

Menurut Edy Saputra, pelaksanaan vaksinasi juga merupakan upaya PLN UP3 Payakumbuh untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

”Melalui jaminan pegawai dan TAD yang sehat kami akan memberikan pelayanan yang lebih prima,” sebutnya. (benk)

 

  • Bagikan