PLN Janjikan 10 Hari ke Depan Persoalan Listrik di Selatpanjang Beres

SELATPANJANG – Setelah didatangi ratusan masyarakat, akhirnya dilakukan rapat bersama dalam penyelesaian persoalan kelistrikan di wilayah PLN Selatpanjang.

Rapat difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti di Gedung Kuning Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu (25/10/2025).

Rapat dihadiri juga oleh unsur kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, dan pihak PLN sendiri.

Dengan kekurangan daya saat ini, pihak PLN terpaksa harus melakukan pemadaman bergilir. Dimana, masing-masing rumah terpaksa akan mengalami pemadaman sebanyak dua kali sehari. Dengan durasi 6 jam pagi, 6 jam malam.

Hal itu terpaksa dilakukan dengan rata. Semua masyarakat kena.

“Sekali lagi kami mohon maaf karena kondisi yang terjadi. Dengan keterbatasan, kita akan terus mencoba berbuat maksimal, ” kata Manejer PLN Selatpanjang, Dalie Priasmono dalam rapat tersebut.

Baca Juga  Meranti Belum Ada BNK Untuk Rehab, Polres Kerjasama Dengan BNK Pelalawan

Ia juga berjanji akan segera meningkatkan koordinasi dalam upaya perbaikan mesin yang rusak atau opsi mendatangkan mesin baru yang lain. Bahkan dengan tegas disampaikannya akan menyelesaikannya dalam 10 hari ke depan.

“Mudah-mudahan 10 hari ke depan kondisi listrik di Selatpanjang bisa normal kembali. Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat, ” ucapnya.

Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sudandri. Tampak hadir juga, Ketua DPRD, Khalid Ali, Wakapolres Meranti, Kompol Maitertika, Ketua LAMR, Aprizal Cik dan lainnya.

“Dengan kondisi ini, kami minta pihak PLN serius dalam mengatasi persoalan listrik ini. Kita berharap juga, agar terus meningkatkan koordinasi dan menginformasikan update penanganan listrik ini. Termasuk memastikan informasi pemadaman dengan baik dan adil. Kami akan terus mengawal ini hingga tuntas,” kata Sudandri.

Baca Juga  Dikeluhkan Masyarakat, Dinas PUPR Janji Perbaiki Jalan Poros Mengkikip Tahun Depan

Sebelumnya, pada Sabtu malam (24/10/2025) sekitar pukul 18.20 Wib, Kantor PLN didatangi ratusan masyarakat.

Mereka mempertanyakan secara langsung apa penyebab pemadaman. Karena beberapa hari ini pemadaman mulai sering dan lama.

Sehingga, masyarakat yang geram, meminta penjelasan pihak PLN. Apalagi pemadaman magrib tadi dilakukan saat warga sedang menjalankan ibadah Shalat Magrib pula.

Beruntung pihak Kepolisian dan TNI datang ke Kantor PLN. Sehingga dapat mencegah masyarakat berbuat anarkis.

Pihak Pemkab Meranti juga turut datang dan membantu meredakan emosi masyarakat. Hingga Pukul 21.15 akhirnya masyarakat membuarkan diri setelah dijamin oleh Pemkab Meranti untuk dilakukan rapat bersama keesokan harinya di Kantor Bupati Kepulauan Meranti dengan melibatkan semua tokoh masyarajat, pemuda dan adat. ***