PADANG PANJANG – Santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang mewakili Indonesia dalam Fun Scout Adventure Malaysia. Mereka yang tergabung dalam Qabilah Hizbul Wathan itu dilepas secara resmi, Kamis (11/9) di Aula AR. St. Mansur.
Acara melepas santri itu dihadiri Wakil Walikota Padang Panjang Allex Saputra, Kepala Dinas Pendidikan Nasrul, Kwarpus Hizbul Wathan Drs. Apris, Mudir Pontren Kauman DR. Derliana, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Kegiatan ini menandai sebuah pencapaian penting, di mana para santri Pontren Kauman tidak hanya mewakili pesantren, tetapi juga Kota Padang Panjang dan bahkan Indonesia di kancah internasional.
Apris selaku Kwarpus Hizbul Wathan menyampaikan kebanggaan yang mendalam atas pencapaian santri Kauman tersebut.
“Kami bangga kepada Pesantren Kauman yang akan mewakili Indonesia, khususnya Kota Padang Panjang, dalam event internasional ini. Kami bahkan berkeinginan agar Milad Muhammadiyah ke-100 nanti diadakan di Minangkabau dan sekaligus melakukan launching Pesantren Kauman sebagai Pesantren Internasional,” ujarnya penuh harap.
Apris berpesan kepada seluruh peserta untuk senantiasa menjaga nama baik almamater, organisasi, dan bangsa Indonesia selama berada di Malaysia.
Apresiasi dan dukungan juga disampaikan Wawako Allex Saputra. “Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Saatnya kita bangkit menjadi manusia yang berkarakter, karena para santri inilah yang nantinya akan menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya.
Allex mengaitkan semangat Mars Hizbul Wathan dengan implementasi hadits Nabi Muhammad SAW, untuk ‘sedikit bicara banyak bekerja’. Ia juga mengingatkan para santri untuk membekali diri dengan karakter kuat yang dibutuhkan untuk menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.
Mudir Pesantren Kauman Dr. Derliana menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari semua pihak. “Atas nama keluarga besar pesantren, kami mengucapkan syukur dan terima kasih yang tak terhingga. Kepercayaan untuk mewakili bangsa ini adalah amanah yang besar. Kami berdoa agar anak-anak kita diberi kelancaran, keselamatan, dan dapat menunjukan nilai-nilai terbaik dari pendidikan karakter yang telah mereka dapatkan di pesantren ini. Mari kita buktikan bahwa santri Kauman siap berlaga dan berprestasi di tingkat global,” seru Derliana penuh semangat.
Acara melepas rombongan ditandai dengan penyerahan bendera Hisbul Wathan oleh Ketua Komisi III DPRD, Mahdelmi kepada ketua rombongan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh undangan, pimpinan pesantren, wali murid, dan para santri pemberani yang akan membawa nama harum Indonesia di Malaysia. (Jas)












