SAWAHLUNTO – Menjelang masa pensiun dari dinas militer, Pasi Intel Kodim 0310/SSD, Lettu TNI Aspil Abyas, mulai mengembangkan usaha peternakan kambing dan kawasan agrowisata di kawasan Kandi, Kota Sawahlunto.
Aspil yang juga menjabat sebagai Danramil 05 Talawi memanfaatkan waktu luangnya di luar jam dinas untuk mengelola lahan seluas 9.500 meter persegi. Dalam mengembangkan usaha tersebut, ia dibantu oleh dua orang tenaga kerja yang didatangkan dari Lampung.
“Saya sebentar lagi akan memasuki masa pensiun. Karena itu, usaha peternakan kambing ini diharapkan dapat menjadi tambahan penghasilan setelah tidak lagi berdinas,” ujar Aspil saat ditemui di lokasi peternakannya, Senin (1/6).
Saat ini, kandang yang dibangunnya telah diisi 26 ekor kambing, terdiri dari 18 ekor kambing lokal dan 8 ekor bibit kambing Jawa Randu. Ke depan, ia menargetkan populasi ternaknya dapat mencapai 60 ekor.
Tidak hanya fokus pada peternakan, Aspil juga berencana mengembangkan kawasan tersebut menjadi destinasi agrowisata minat khusus. Lokasinya yang berada tidak jauh dari Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) Sawahlunto dinilai memiliki potensi untuk menarik pengunjung.
“Ke depan, kawasan ini akan kami kembangkan menjadi agrowisata. Kami juga berencana membangun rumah makan yang menyajikan sate kambing dan berbagai masakan khas Jawa dengan konsep alami,” katanya.
Selain beternak kambing, Aspil juga membudidayakan berbagai tanaman pendukung, seperti rumput odot sebagai pakan ternak, ubi kayu, semangka, cabai, tomat, pisang, alpukat, kelapa hibrida, serta sejumlah tanaman tahunan lainnya.
Menurutnya, pengembangan peternakan yang terintegrasi dengan sektor pertanian dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga kesuburan tanah melalui pemanfaatan pupuk kandang dari kotoran kambing.
“Lahan yang sebelumnya tandus kini mulai kembali subur setelah diolah secara intensif dan diberikan pupuk kandang. Hal itu terlihat dari pertumbuhan berbagai tanaman yang berkembang dengan baik di kawasan ini,” ungkapnya.
Aspil berharap usaha peternakan dan agrowisata yang dirintisnya dapat berkembang menjadi sumber ekonomi berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (sbd)












