PADANG – Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (SOIna) mulai memetakan kekuatan fisik para atlet melalui program Healthy Athletes di Padang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan sedini mungkin guna mengoptimalkan performa atlet disabilitas intelektual di lapangan.
Perwakilan Pengurus Pusat SOIna, Tri Juda Airlangga, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian vital dari ekosistem pembinaan. Dengan kondisi fisik yang terpantau, para pelatih dapat menyesuaikan porsi latihan sesuai dengan kemampuan dan keterbatasan medis sang atlet.
“Melalui Healthy Athletes, kami seringkali menemukan masalah kesehatan yang sebelumnya tidak terdeteksi oleh keluarga atau pendamping. Penanganan yang cepat akan sangat membantu atlet dalam beraktivitas harian maupun saat bertanding,” jelas Tri Juda.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup delapan disiplin medis, mulai dari pemeriksaan umum (MedFest), kesehatan mata (Opening Eyes), hingga kesehatan mental (Strong Minds). Selain itu, terdapat pula layanan fisioterapi (FUNfitness) dan kesehatan kaki (Fit Feet) yang sangat relevan bagi seorang atlet.
Tri Juda menambahkan bahwa data kesehatan dari kegiatan di PT Semen Padang ini akan menjadi basis data penting. Hasil pemeriksaan ini akan menentukan kesiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional SOIna yang dijadwalkan pada Oktober 2026 mendatang.
Event nasional tersebut nantinya akan menjadi ajang seleksi ketat untuk mewakili Indonesia di tingkat internasional. Target puncaknya adalah partisipasi kontingen Indonesia pada ajang Special Olympics World Games di Chile pada tahun 2027.
“Indonesia dikenal sebagai salah satu negara andalan dalam perolehan medali di ajang Special Olympics dunia. Anak-anak ini sangat membanggakan dan sudah berkali-kali mengharumkan nama bangsa di panggung internasional,” tambah Tri dengan optimis.
Ia berharap melalui pemeriksaan kesehatan yang didukung penuh oleh PT Semen Padang ini, kualitas atlet Sumbar semakin meningkat. Prestasi dunia bukan lagi sekadar impian, melainkan target nyata yang bisa dicapai dengan persiapan medis dan fisik yang matang. (*)












