SAWAHLUNTO — Guna memperkokoh kemitraan strategis dengan sektor industri dan dunia usaha, Pemimpin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Sijunjung, Arvresko Nanda, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Ombilin di Kota Sawahlunto pada Rabu, 8 Juli 2026.
Kunjungan dinas tersebut disambut hangat oleh jajaran manajemen PT Bukit Asam Tbk. Pertemuan dua institusi BUMN ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kerja sama serta menjajaki berbagai potensi ekspansi layanan perbankan yang berkelanjutan.
Gali Peluang Kerja Sama Layanan Perbankan dan Transaksi Bisnis
Dalam suasana penuh keakraban dan konstruktif, kedua pihak berdiskusi mengenai optimalisasi solusi perbankan modern yang dapat mendukung operasional bisnis serta kebutuhan transaksi PT Bukit Asam secara lebih efisien.
Pemimpin BRI Cabang Sijunjung, Arvresko Nanda, menegaskan bahwa membangun sinergi yang solid dengan mitra strategis seperti PT Bukit Asam merupakan prioritas utama BRI dalam memberikan nilai tambah (added value) bagi ekosistem bisnis dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“BRI senantiasa berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan seluruh mitra kerja, termasuk PT Bukit Asam. Melalui silaturahmi ini, kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin kuat sehingga mampu menghadirkan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi di wilayah Sawahlunto dan sekitarnya,” ungkap Arvresko Nanda.
Komitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Kunjungan ini menegaskan peran aktif BRI Cabang Sijunjung tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan semata, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan (growth partner) bagi dunia usaha dan badan usaha milik negara di wilayah operasionalnya.
Ke depannya, BRI Cabang Sijunjung berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha maupun institusi strategis lainnya, melalui menghadirkan inovasi layanan perbankan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.












