BATUSANGKARĀ 0 Sebanyak sembilan ninik mamak di Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan dikukuhkan dan dilewakan secara adat, Minggu (9/10).
Atas terlaksananya prosesi adat khidmat tersebut, perantau dan pengurus IKPM Jabodetabek H. AlisarĀ menyampaikan kebangaan dan terimakasihnya.
Dikatakannya, tentu pengukuhan penghulu ini menjadi amanah dengan memperhatikan tanggungawabnya dalqm memberikan terbaik bagi Nagari Padang Magek.
“Nagari yang selalu berpedoman pada adat dan agama. Keduanya mestinya terlaksana dengan baik dan maksimal,” kata H. Alisar.
Diutarakannya, semua berharap agar nagari ini kian maju dan berkembang, tentu dengan adanya kerjasama hingga memberikan kontribusi hingga menjaga anak kemenakan.
“Ke depan semua mesti merapatkan barisan bagi agar anak nagari merasakan kebersamaan yang indah antara semua unsur,” ucapnya.
Kegiatan yang dihadiri Kadis PMKB Nopendril didampingi Wali Nagari Syafril Jamal dilaksanakan di balai adat Nagari Padang Magek diikuti antusias dan penuh semangat masyarakatnya.
Ketua Alek Nagari Batagak Penghulu Nurman Sutan Mudo menyebut pelaksanaan alek nagari ini diawali dengann sembilan penghulu diarak dari masjid Tawakal hingga Simpang Bungo Danggo di Guguak Gadang hingga balaia adat hingga pidato sirieh dilakukan.
Sembilan pengulu ini berasal dari uku Bodi Batino satu orang, Bodi Jantan dua, Supanjang tiga, Malayu dan tiga.
Katanya, alek ini terakhir digelar empat tahun hingga hari ini terlaksana dengan baik.
Sementara, Wali Nagari Padang Magek Syafril Jamal memyatakan terimakasih apresiasinya pada masyarakat, anak nagari dan penghulu sehingga prosesinya berjalan lancar dan khidmat.
“Kita berharap tugas dan fungsi ninik mamak sangat dibutuhkan ditengah anak-kemanakan yang butuh perhatian dan bimbingan,” timpalnya. (ydi)












