PADANG- Skuad Perancis berpotensi amankan tiket 16 besar. Lawan kedua juara bertahan ini, Denmark di matchday kedua Grup D, Sabtu (26/11) malam ini. Duel dibentang di Stadion 974, Ras Abu Aboud, Qatar.
Laga sengit bisa saja tersaji. Meski Les Bleus -julukan Perancis- diunggulkan namun Dinamit -julukan Denmark- sudah menyiapkan amunisi terbaik untuk diledakkan.
Striker garang Prancis, Kylian Mbappe bersama kawan-kawannya saat ini memimpin klasemen Grup D dengan torehan tiga poin. Menang lagi, maka tiket 16 besar digenggam Les Blues.
Sementara Denmark berada satu peringkat di bawah dengan mengoleksi satu poin.
Juru taktik Perancis, Didier Deschamps berambisi untuk kembali mendulang kesuksesan. Makanya, Prancis bakal tampil ngotot dengan menurunkan pemain andalannya.
Pada pertandingan perdana kontra Australia, Prancis tampil gacor dengan melumat tim asuhan Graham Arnold dengan skor telak 4-1.
Jika mampu memenangkan laga krusial melawan Denmark, Kylian Mbappe cs memiliki peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar dengan predikat juara grup.
Kendati demikian, Prancis harus tetap waspada pada laga kali ini. Bukan tidak mungkin, tim besutan Kasper Hjulmand bisa menjadi penjegal Les Bleus di posisi puncak.
Pasalnya, pada gelaran UEFA Nations League 2022/2023, Denmark berhasil mengalahkan Prancis dalam dua laga.
Oleh sebab itu, Tim Dinamit bisa menjadi penjegal terbesar Les Bleus di Grup D.
Meski ditahan imbang Tunisia pada matchday pertama Grup D, Denmark yang digawangi Christian Eriksen, Simon Kjaer hingga Kasper Dolberg diprediksi tampil habis-habisan dalam laga kali ini untuk mengamankan posisinya.
Lalu, kedua kubu akan mengandalkan siapa? Dari skuad Perancis, penyerang AC Milan, Olivier Giroud patut dikedepankan lagi.
Giroud telah berhasil mencetak 51 gol selama berseragam Les Bleus.
Selain itu, Giroud menjadi top skorer sementara di Piala Dunia 2022 dengan menorehkan dua gol yang berhasil ia cetak saat pertandingan Prancis vs Autralia pada Rabu (23/11).
Ditubuh pasukan Denmark ada Christian Eriksen. Gelandang Manchester United ini diprediksi tetap menjadi tulang punggung Denmark di usianya yang tak muda lagi. Pemain berusia 30 tahun ini sudah menjadi andalan Tim Dinamit sejak debutnya di 2010.
Bersama dengan timnas Denmark, Christian Eriksen berhasil mengoleksi 39 gol dan 26 assist dari 117 penampilan. Bahkan, pelatih Kasper Hjulmand menyebutnya sebagai pemain terbaik yang pernah dimilikinya.
Kesimpulannya, Les Blues bakal tampil ngotot namun tetap waspada karena tim Dinamit telah menyiapkan amunsi yang siap pula diledakkan.
Australia dalam tekanan
Laga lainnya di Grup D mempertemukan Tunisia vs Australia di Stadion Al Janoub, Sabtu (26/11) pukul 17.00 WIB.
Kedua tim sama-sama bertekad untuk meraih kemenangan dalam laga ini. Socceroos – julukan Timnas Australia – secara khusus berada dalam tekanan karena belum meraih poin sama sekali.
Australia gagal merebut poin pada matchday pertama. Ketika berjumpa Timnas Prancis pada pekan pertama, Aaron Mooy dan kolega menelan kekalahan 1-4.
Belum lagi Timnas Australia tak memiliki catatan yang bagus kala berjumpa Tunisia. Pada pertemuan terakhir kedua tim pada 2005 silam, Australia takluk dengan angka 0-2.
Walau demikian, bukan berarti asa bagi Timnas Australia menghilang. Pasalnya, hasil minor melawan Prancis merupakan satu-satunya kekalahan dari lima pertandingan terakhirnya. Sementara di empat laga lainnya, Australia meraih kemenangan.
Lain cerita dengan Timnas Tunisia. Pada matchday pertama, mereka memang merebut angka, lantaran bermain imbang melawan Timnas Denmark dengan skor 0-0.
Hanya saja, hasil itu menjadi laga kedua Timnas Tunisia gagal menang. Karena pada laga uji coba melawan Brasil, mereka juga kalah dengan skor 1-5. Kini, mereka akan berusaha untuk menang.
Timnas Tunisia tentu memiliki keuntungan karena tabungan satu poinnya. Mereka akan mengandalkan para pemain seperti Hannibal Mejbri, Dylan Bronn, Aissa Laidouni, dan Wahbi Khazri untuk memperoleh kemenangan. (*/102)












