Peran Posyandu di Tanah Datar Kian Ditingkatkan

Personel pembina Posyandu. (ist)

Batusangkar  – Peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sudah bertranformasi, saat ini tidak hanya terfokus pada kesehatan ibu dan anak, akan tetapi juga diperluas dalam komunikasi, identifikasi dan edukasi.

“Peran Posyandu diperluas dengan mencakup enam bidang standar pelayanan minimal, yakni Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibumlinmas dan Sosial. Ini telah diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu,” kata Bupati Eka Putra saat pelantikan tim pembina Posyandu kecamatan dan ketua tim pembina Posyandu nagari, Rabu (29/10/) di gedung Nasional Maharajo Dirajo Batusangkar.

Katanya, pelantikan menjadi momentum yang sangat penting untuk kian meningkatkan peran Posyandu ditengah masyarakat khususnya di Tanah Datar.

“Dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap Posyandu, sehingga peran dan kinerja Posyandu di Kecamatan sampai ke Nagari bisa Optimal, karena itu Saya minta OPD terkait, Pemerintah Kecamatan dan Wali Nagari untuk mendukung Posyandu ini,” ujarnya.

Baca Juga  Lunang Barat Laksanakan Posyandu Terintegrasi Layanan Kesehatan Primer

Bupati menyampaikan selamat pada Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Nagari yang dilantik, dan diharapkan mampu mengemban amanah dengan baik.

“Selamat atas amanah ini, Saya yakin semua bisa bekerja dan berjalan dengan baik. Ketua Tim Pembina Posyandu Nagari yang memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan terpadu sampai kepada masyarakat tentu diharapkan berkolaborasi dengan Ketua Posyandu Kecamatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat maksimal dan berjalan baik,” kayamyaya.

Menurut Ketua TP Posyandu Ny. Lise Eka Putra, saat ini peranan Posyandu tidak hanya fokus terhadap ibu dan balita saja, namun sudah menjangkau aspek yang cukup luas.

Baca Juga  75 Orang Pegawai Dinkes Tanah Datar Belum Menjadi PPPK

“Posyandu memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat, bahkan saat ini banyak program Pemerintah Pusat yang menyasar langsung ke masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis dan periksa kesehatan gratis, hal ini tentu bisa dimanfaatkan Posyandu untuk meningkatkan perannya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sampainya.

Katanya, kondisi keuangan negara saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan, namun tentu ia berharap juga menjadi pemicu semangat untuk melahirkan inovasi dan ide kreatif.

“Kondisi saat ini merupakan tantangan yang tidak ringan, ini membutuhkan kolaborasi yang erat antara Pemda dengan ketua Tim Pembina Posyandu di semua tingkatan, serta seluruh elemen masyarakat untuk memastikan program yang dilaksanakan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (ydi)