Batusangkar–Peristiwa penyakit masyarakat baik yang terungkap dan tidak kian meresahkan di Tanah Datar. Untuk ini, Pemkab minta adanya sinergitas antarsemua lini dalam mengatasi.
“Permasalahan seperti narkoba, perbuatan cabul, LGBT hingga balap liar membutuhkan penanganan serius serta sinergi antar instansi,” kata Pj. Sekdakab Elizar dalam rapat koordinasi membahas strategi penanggulangan penyakit masyarakat yang kian meresahkan di aula eksekutif Kantor Bupati pada , Jumat (23/5).
Elizar mengatakan sekarang butuh langkah-langkah yang terpadu dan efektif dalam menanggulangi berbagai bentuk penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, tindakan asusila, perilaku LGBT, serta aksi balap liar yang semakin marak.
Ia minta pentingnya kerjasama lintas sektor dalam menyelesaikan permasalahan sosial ini, butuh dukungan dari OPD sangat krusial dalam pelaksanaan tugas keamanan dan ketertiban.
“Dengan adanya dukungan lintas sektor, satuan kerja keamanan di kabupaten bisa menjalankan fungsinya secara optimal,” tambahnya.
Menurut Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto upaya konkret aparat dalam menangani kasus narkoba dan balap liar.
Kapolres menegaskan upaya ini dilandaskan pada falsafah adat Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yang menekankan pentingnya hidup berdasarkan nilai-nilai agama Islam dan Al-Quran.
“Permasalahan ini merupakan perhatian serius masyarakat. Kami berkomitmen menanganinya dengan langkah pencegahan dan penindakan yang terukur,” ujarnya.
Kasi Intel Kodim , Lettu Cke Arisko juga minta koordinasi antara TNI dan Polri dalam menangani narkoba dan balap liar.
Ditambahkan, dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat, diharapkan Tanah Datar mampu menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, serta menjunjung tinggi nilai adat dan agama. (ydi)












